Suara.com - Mempercayai akan datangnya hari akhir merupakan rukun iman kelima yang wajib diimani oleh setiap Muslim. Meskipun begitu ada beberapa orang yang tidak diberi pertolongan Allah di hari kiamat. Siapa golongan orang yang dijauhi Allah saat kiamat?
Pada saat kita dibangkitkan kembali, kita akan dimintai pertanggung jawaban terhadap semua yang kita lakukan semasa hidup. Saat itulah ditentukan apakah kita masuk golongan orang yang dijauhi Allah saat kiamat atau tidak.
Perlu anda ketahui pada hari kebangkitan nanti ada sekelompok golongan yang dimasukkan dalam kategori golongan orang hina saat menghadap Allah di hari kiamat nanti. Apa itu golongan hina?
Lalu apa ciri-ciri orang yang dijauhi Allah saat kiamat? Simak ulasan lengkapnya di bawah!
Penjelasan Ustad Syekh Ali Jaber
Mengutip pada kanal YouTube Syekh Ali Jaber pada 8 Maret 2021, beliau menjelaskan bahwa saat hari akhir datang kelak terdapat sekelompok golongan orang yang dijauhi Allah.
Beliau juga menyinggung surat Al-Imron ayat 30 dan Al-Qalam ayat 42-43 yang berisikan tentang Qalam Allah tentang pertanggung jawaban yang akan dipertanyakan pada hari akhir.
Syekh Ali Jaber juga memberikan pendapat bahwa kita saja pasti akan merasa malu ketika menghadapi situasi dimana kejelekan atau keburukan kita diketahui oleh orang lain, padahal dalam konteks ini kita hanya berhubungan dengan sesama manusia.
Namun mengapa kita tidak pernah merasa malu sedikitpun kepada Allah ketika melakukan kesalahan, pada saat hari akhir datang manusia akan berdoa dan memohon kepada Allah semua keburukan dan kesalahan yang belum sempat ia mohonkan ampun pada Allah tidak terbongkar. Namun diantara lautan manusia yang ada pada hari itu akan muncul segolongan orang yang tidak dapat bersujud kepada Allah.
Baca Juga: Cara Berbakti kepada Orang Tua yang Telah Meninggal Menurut Syekh Ali Jaber
Golongan ini adalah termasuk dalam golongan orang hina saat menghadap Allah di hari kiamat nanti. Sejatinya semasa hidupnya mereka sangat mengharapkan untuk mendapatkan kesempatan melihat Allah.
Namun tubuh mereka tidak dapat bersujud saat Allah menghampiri mereka. Hal ini dikarenakan semasa hidupnya mereka tidak menggunakan kesempatan untuk dengan baik ketika Allah mengajak untuk menikmati sujud.
Ustad Syekh Ali Jaber menyarankan kepada kita semua untuk senantiasa beribadah dan bersujud kepada Allah semasa hidup agar terhindar dari segala bentuk kesulitan dunia maupun saat hari kiamat kelak.
Surat Al-Imron Ayat 30
Latin: Yauma tajidu kullu nafsim ma 'amilat min khairim muhdaraw wa ma 'amilat min su`, tawaddu lau anna bainaha wa bainahu amadam ba'ida, wa yuhazzirukumullahu nafsah, wallahu ra`ufum bil-'ibad
Artinya: "(Ingatlah) pada hari (ketika) setiap jiwa mendapatkan (balasan) atas kebajikan yang telah dikerjakan dihadapkan kepadanya, (begitu juga balasan) atas kejahatan yang telah dia kerjakan. Dia berharap sekiranya ada jarak yang jauh antara dia dengan (hari) itu. Dan Allah memperingatkan kamu akan diri (siksa)-Nya. Allah Maha Penyayang terhadap hamba-hamba-Nya".
Berita Terkait
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- 6 Sepatu Puma Wanita yang Lagi Diskon 55 Persen di Toko Resmi, Ada Model Lari hingga Sneaker
Pilihan
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
Terkini
-
Berawal Kenalan, Anak di Bawah Umur jadi Korban Kekerasan Seksual Pemuda di Tambora
-
PSI Lampung Siaga Satu Sambut Jokowi, Siapkan Agenda Besar Bareng Relawan Gibran
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Tragedi Pantai Ampenan Berakhir Duka, Jasad Bocah 9 Tahun Ditemukan Mengapung di Perairan Bintaro
-
Dulu Cap PKI Sekarang 'Antek Asing', Pola Lama Bungkam Kritik dengan Wajah Baru
-
Terduga Pembunuh Wanita Muda di Hotel Kebayoran Baru Ditangkap
-
Gugur Gunung Tandang Gawe, Saat Wayang Bicara Soal Kriminalisasi dan Ketimpangan Sosial
-
Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Lampung Akhir Juni, PSI Sebut Antusiasme Warga Tinggi
-
Buntut Aksi Anarkis Viral di Tol JORR, Sopir Taksi Online Diciduk Polisi di Ciputat
-
Skandal WO Marwah: 58 Calon Pengantin Tertipu, Total Kerugian Tembus Rp2,6 Miliar