Suara.com - Beredar di media sosial sebuah narasi yang menyebut bahwa Anies Baswedan telah meneken kontrak dengan Al Khathat.
Narasi tersebut disampaikan oleh akun Cjdw Bhisma dalam grup Facebook Bhinneka Tunggal Ika. Narasi itu disampaikan lewat tangkapan layar unggahan Twitter akun @Dionbonjovi181.
Dalam tangkapan layar tersebut ditampilkan sebuah gambar yang diklaim merupakan tanda tangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno dalam kontrak dengan Al khathath.
Berikut narasinya:
(Narasi dalam gambar)
"Jejak digital Anies sandi teken akad kontrak jika menang pilgub akan nurut pada Al khathath alias Gatot saptono Cs! Kami tidak lupa wan tentang jualan ayat dan politik identitasmu !!"
Lantas benrakah demikian?
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran turnbackhoax,id -- jaringan suara.com, narasi tersebut tidaklah benar.
Baca Juga: CEK FAKTA: PDIP Usul Tutup Semua Pesantren di Seluruh Indonesia, Benarkah?
Narasi tersebut merupakan salah satu bentuk kampanye hitam yang ditujukan kepada Anies Baswedan pada Pilgub (Pemilihan Gubernur) DKI Jakarta pada tahun 2017 lalu.
Anies Baswedan menampik tudingan tersebut. Melansir dari laman berita Tempo, Anies menyebut bahwa tanda tangan itu bukanlah tanda tangan aslinya dan narasi yang disampaikan merupakan fitnah.
KESIMPULAN
Berdasarkan hasil penelusuran di atas, narasi yang disampaikan dalam grup Facebook Bhinneka Tunggal Ika oleh akun Cjdw Bhisma tidak sesuai dengan fakta yang sesungguhnya.
Narasi tersebut masuk ke dalam kategori misleading content atau konten yang menyesatkan.
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Benarkah Lesti Kejora Terpilih Menjadi Bupati Cianjur?
-
Tokoh Muda Berpotensial Maju di Pilpres 2024 Karena Pemilih Dominan Milenial Dan Gen Z
-
Cek Fakta: Hidayat Nur Wahid Akui PKS Tak Menganut Asas Pancasila, Benarkah?
-
Lepas Kontingen DKI Jakarta di Peparnas Papua 2021, Anies Targetkan Masuk 5 Besar
-
CEK FAKTA: PDIP Usul Tutup Semua Pesantren di Seluruh Indonesia, Benarkah?
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?