Suara.com - Rapat pleno dewan juri telah menetapkan daerah-daerah dengan nilai yang unggul dalam inisiatif inovasi penanganan Covid-19 di Kategori Wira Sandya Laksana dalam rangka penetapan penerima Anugerah Tangguh Adhiwirasana.
Anugerah Tangguh Adhiwirasana adalah ajang apresiasi kepada pihak-pihak yang unggul dalam penanganan kebencanaan yang diinisiasi Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB).
Anugerah Tangguh Adhiwirasana tahun ini yang bertemakan “Kolaborasi Indonesia Tangguh Bencana” merupakan festival penyemangat daerah dalam siklus penanganan Pandemi Covid-19 dan menjadi ajang percontohan bagi daerah lain.
“Kami bangga dua hari tahapan terakhir penjurian yaitu sesi wawancara telah berjalan lancar. Seluruh peserta antusias terbukti dari kehadiran 83 persen kepala daerah yang menyampaikan langsung inisiatif inovasinya dalam sesi penjurian wawancara,” Ujar Ketua Dewan Juri Anugerah Tangguh Adhiwirasana, Wahyu Tri Setyobudi dalam keterangannya, Minggu (31/10/2021).
Daerah-daerah yang menjadi penerima, melakukan inisiatif inovasi yang membanggakan. Misal seperti dalam penanganan pandemi telah berhasil melakukan antara lain: Strategi penanganan pandemi dalam jangka panjang dan melibatkan peran multi sektor; Penanganan Covid-19 dengan baik yang melibatkan unit warga terkecil untuk koordinasi di tingkat kabupaten bersama lintas sektor; Mengadopsi kearifan lokal dalam penanganan Covid-19; Tepatnya strategi percepatan serapan vaksin untuk memenuhi target yang ditentukan dan Keberhasilan dalam mengatasi tantangan utama penanganan pandemi daerah seperti kegiatan pekerja migran di daerahnya.
Dalam pemulihan ekonomi telah berhasil melakukan, antara lain: Inovasi ekonomi yang terintegrasi dari unit warga terkecil seperti menciptakan inkubator UMKM; Menginisiasi bursa kerja online yang menghubungkan SDM dengan keperluan industri dan mengembangkan produk-produk alat kesehatan lokal yang bermanfaat untuk respon cepat atas pandemi Covid-19.
Dalam peningkatan kesejahteraan sosial telah berhasil melakukan, antara lain: Membentuk komunitas atau kawasan tangguh sosial dan mengembangkan platform bantuan sosial kepada warganya secara sistematis.
“Nama-nama penerima anugerah yang ditetapkan oleh dewan juri dalam rapat pleno hari ini akan kami (panitia) laporkan kepada Menteri Sosial dan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia selaku dewan juri kehormatan dalam Anugerah Tangguh Adhiwirasana.” Ucap Ketua Panitia I Nyoman Gde Agus Asrama.
Penerima Anugerah Tangguh Adhiwirasana telah melalui tiga tahapan penjurian sebelumnya, yaitu tahapan penjaringan, self-assessment, dan wawancara.
Baca Juga: 30 Daerah Lolos Tahap Penjurian Anugerah Tangguh Adhiwirasana, Ini Daftarnya!
Sebelum penentuan, 30 daerah nominasi telah melalui sesi penjurian terakhir yaitu sesi wawancara yang berlangsung pada tanggal 28 - 29 Oktober 2021.
Akan ada 16 penerima Anugerah. Dimana, 6 penerima dari Kabupaten/Kota dari 6 klaster penjurian, 4 Provinsi, serta 3 Kabupaten/Kota, juga 3 Provinsi yang unggul dalam masing-masing kategori penanganan kesehatan, pemulihan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan sosial.
Terakhir, proses penjurian telah memperhatikan aspek integritas, kredibilitas, legalitas, dan objektivitas yang dapat dipertanggung jawabkan.
Berita Terkait
-
Update Covid-19 di Batam: Nol Pasien Meninggal dan Tidak Ada Kecamatan Zona Merah
-
Publik Wajib Tahu! Jika Alami 11 Penyakit Ini Tunda atau Jangan Divaksin Dulu
-
Bertambah 683 Kasus, Warga Indonesia Terpapar Covid-19 Kini Capai 4.243.215 Orang
-
Pemerintah Banyak Dikritik, Jokowi: Saya Juga Menyadari
-
OTT Bupati Kolaka Timur, KPK Akan Periksa Pejabat BNPB Hari Ini
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Amerika Serikat Siapkan 10.000 Tentara Tambahan Antisipasi Perang Lanjutan Melawan Iran
-
Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di UBL Memanas, Dosen Terduga Pelaku Laporkan Balik Mahasiswi
-
Walhi Soroti Pertemuan Satgas PKH dengan Gubernur Sherly Tjoanda, Ada Apa?
-
RUU Pemilu Jadi Tarik Ulur: Demokrat Nilai Tak Perlu Buru-Buru, Golkar Minta Segera Dibahas
-
Israel Diserang Jutaan Lebah, Warga Zionis Ketakutan Yakin Itu Kiriman dari Tuhan
-
Perang Bikin Harga-harga Naik, Kaesang Lobi Dubes Iran Buka Jalur Selat Hormuz untuk Pertamina
-
DPM Perdokjasi Resmi Bekerja Sama dengan 13 Asuransi untuk Perkuat Penilaian Klaim
-
Polisi Selidiki Kasus Begal Viral di Gunung Sahari Meski Korban Belum Melapor
-
Kemkomdigi Beberkan 7 Ancaman Digital yang Bisa Rusak Mental Anak: PP Tunas Hadir Untuk Melindungi
-
Bukti Awal Sudah di Kantong! Polda Metro Jaya Siap Usut Skandal Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI