Suara.com - Kejadian mengejutkan dialami oleh seorang wanita ketika membeli makan lewat aplikasi ojol (ojek online). Kala itu dia curiga lantaran pesanannya terasa sangat berat saat sampai.
Cerita ini menjadi viral usai dibagikan oleh wanita tersebut lewat akun TikTok miliknya, @sstevi. Dibagikan sejak Agustus 2021 kemarin, video itu masih terus menjadi bahasan.
Wanita ini merangkum ceritanya dalam video berdurasi 10 detik. Dia mengawali unggahannya dengan menunjukkan bungkus plastik makanan yang dipesan lewat ojol.
Terlihat ada beberapa bungkus makanan yang dikirimkan oleh driver ojol sesuai dengan pesanan wanita ini. Dia lantas merasa curiga ketika menerima pesanannya karena terasa berat.
Pas dibuka ternyata bungkusnya mengejutkan
"Me: Kok berat nih mas?" tulis wanita itu menceritakan kembali reaksinya ketika menerima pesanan makanan miliknya. Saat itu sang driver dikatakan tidak banyak memberikan respons.
Karena sudah penasaran, akhirnya wanita yang diketahui bernama Stevi itu pun langsung membuka pesanannya. Ternyata yang membuat berat adalah bungkus makanan yang diterimanya.
Pemilik kedai rupanya memberikan cobek sebagai wadah makanan yang dipesan oleh pembeli. Tak heran jika wanita ini merasa berat ketika menerima pesanan makanannya.
Lebih lanjut wanita ini mengatakan bahwa satu porsi makanan itu hanya dibanderol dengan harga Rp325 ribu saja. Sementara dia terlihat memesan beberapa porsi kala itu.
Baca Juga: Aduh Aduh Aduh! Mempelai Wanita Salah Sebut Nama Calon Suami Menjelang Akad
"Ternyata dikasih cobekannya juga dong. Segini Rp26.000/porsi. Mak gua habis gini koleksi," cerita dia lagi dalam unggahan TikTok miliknya.
Tidak sampai di situ saja, wanita tadi juga menuliskan komentar lain di kolom caption. Dia seolah tidak habis pikir dengan penjual yang memberinya wadah cobek.
"Yang jualan ngelawak kayaknya," tulis wanita ini mengomentari makanan yang dipesannya.
Komentar warganet
Tentu saja unggahan TikTok wanita ini menarik perhatian banyak warganet. Tercatat sudah ada lebih dari 540 komentar dari warganet yang menghiasi postingan tersebut.
Sejumlah warganet ikut kaget saat melihat bungkus cobek yang dipakai oleh penjual untuk membungkus dagangannya. Ada juga yang tergiur mencoba membeli di kedai yang sama.
Berita Terkait
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Febrie Adriansyah Jadi Tersangka, Ini Jejak Karier Jaksa Pembongkar Kasus Korupsi Raksasa
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
3 Perkara Korupsi yang Menyeret Febrie Adriansyah Dialihkan ke Kejagung, Plt Jampidsus Bilang Begini
-
Soal Tiga Kasus Korupsi yang Menyeret Febrie Adriansyah, Komisi III DPR Bakal Bentuk Panja Khusus
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
KPK Soroti Dugaan Korupsi Lintas Rezim di Sukoharjo, Diduga 'Tradisi' dari Era Suami ke Istri
-
Sudah Mundur dari Jampidsus, Kapan Febrie Adriansyah Diperiksa? Begini Jawaban Polda Metro
-
Barbuk Emas dan Uang Punya Siapa? Hensa Desak Transparansi Kasus Usai Jampidsus Febrie Mundur
-
Usai Mundur, Jaksa Agung Tunjuk Rudi Margono Jadi Plt Jampidsus Gantikan Febrie Adriansyah
-
Jawa Tengah Darurat Korupsi? 4 Kepala Daerah Terjaring OTT KPK dalam Waktu Singkat