Suara.com - Sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang ibu menggerebek kamar anak laki-lakinya viral di media sosial dan menjadi sorotan warganet.
Dalam video yang diunggah oleha akun Tiktok @indrawatiajjah3, Rabu (3/11/2021) tampak seorang ibu melakukan sidak di kamar anak lelakinya.
Ia lantas menemukan benda yang tak ia ketahui gunanya. Aksi ibu tersebut pun menuai perdebatan panas di kalangan warganet soal menghargai privasi anak.
Gerebek kamar anak
Dalam videonya, sang ibu mengaku penasaran barang apa saja yang disimpan anak lelakinya di dalam kamar. Ia pun memutuskan untuk menggerebek kamar anaknya.
"Gerebek kamar anak bujangku, penasaran ada apa aja," tulis sang ibu dalam video yang diunggahnya, dikutip Suara.com, Kamis (4/11/2021).
Ia terkejut saat menemukan dua kotak berisi gambar karakter kartun yang dibuat oleh sang anak. Di atas gambar tersebut juga terdapat tulisan harga. Sang ibu mengira anaknya menjual gambar-gambar tersebut.
"Dia gambar kaya gini terus digunting-gunting dikasih harga kaya gitu, Maksudanya apa ya, apa dia jualin nih gambar-gambar?" lanjut sang ibu.
Karena tak tahu pasti kegunaan benda tersebut, sang ibu mengaku bingung dan bertanya pada para warganet.
Baca Juga: Gadis Kecil Jajan Cuma Bawa Uang Rp 1000, Aksi Penjual Keripik Disorot Publik: Gue Nangis
"Emaknya auto bingung mana disimpan rapi banget lagi. Ada yang tahu ini untuk apa? Kasih tahu emak dong," pungkasnya.
Tanggapan warganet
Melihat video tersebut, para warganet lantas menuliskan beragam komentar. Sebagian besar dari mereka berdebat soal privasi anak.
Ada warganet yang menilai privasi anak harus dihormati oleh orang tua, namun ada juga yang menilai tak ada privasi antara anak dan orang tua.
"Hai ibu saran aja sih, kalau mau masuk kamar anak itu izin dulu. Saya mewakili para anak kami agak risih kalau tiba-tiba masuk kamar, kalau akrab sih nggak apa-apa," komentar salah seorang warganet.
"Alhamdulillah punya orang tua yang nggak ganggu privasi gue, jadi bikin gue hidup nyaman," ujar warganet lain.
Tag
Berita Terkait
-
Waduh! Lupa Sedang Masak, Rumah Warganet Ini Nyaris Dilalap Api
-
Ririe Fairus Buat Konten TikTok, Diduga Sindir Nissa dan Ayus Sabyan: Pernah Diselingkuhi?
-
Pria Pamer Pemandangan Sekeliling Rumah, 'Fix Gak Ada yang Mau Kerja Kelompok di Sana'
-
Gadis Kecil Jajan Cuma Bawa Uang Rp 1000, Aksi Penjual Keripik Disorot Publik: Gue Nangis
-
Viral, Pria Ini Pasrah Ditagih Rp 3 Juta Akibat Ulah Keponakannya
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
AS Tawarkan Hadiah Rp169 Miliar untuk Informasi Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei
-
Antisipasi Krisis Timur Tengah, Prabowo Pertimbangkan Kebijakan WFH untuk Tekan Konsumsi BBM
-
Polisi Gunakan Scientific Investigation untuk Buru Penyiram Air Keras Aktivis KontraS
-
Komisi III DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Polisi Tangkap Pelaku
-
KAI Prediksi Puncak Arus Mudik 15 Maret 2026, Lebih dari 51 Ribu Penumpang Berangkat dari Jakarta
-
KPK Bawa Bupati Cilacap dan Sekda ke Jakarta Usai OTT, 13 Orang Diperiksa Intensif
-
Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak, Amerika Sebut Kecelakaan tapi Iran Klaim Ditembak Rudal
-
Kebakaran Hebat di Tambora Jakbar, 25 Rumah Hangus dan 206 Warga Terpaksa Mengungsi
-
Andrie Yunus Disiram Air Keras, Menko Yusril: Pola Serangan Terencana dan Terorganisir
-
Serangan Brutal AS-Israel Sengaja Targetkan Anak-anak, Kemenkes Iran Rilis Data Mengerikan