Suara.com - Mempertahankan eksistensi suatu bisnis bukanlah hal yang mudah, apalagi untuk sukses lintas generasi. Diperlukan kecermatan dalam merumuskan strategi yang tepat agar bisnis dapat berkembang dan unggul di tengah ketatnya persaingan pasar, terlebih di era digital, di mana perilaku pelanggan sudah banyak berubah.
Adaptasi terhadap perkembangan digital sangat diperlukan untuk terus mengakomodasi kebutuhan pasar layaknya yang dilakukan oleh Mie Celor H.M.Syafei Z Palembang, salah satu restoran legendaris Indonesia yang mampu eksis hingga hari ini.
Tempat makan yang sudah berusia sekitar 68 tahun lebih ini pun selalu ramai setiap harinya, khususnya saat liburan atau akhir pekan. Pengunjungnya tidak hanya didominasi masyarakat Palembang dan wisatawan domestik, namun juga wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Sumatera Selatan (Sumsel).
Imelda Ciptadi, Manajer Mie Celor H. M. Syafei Z dan yang juga merupakan cucu dari H. M. Syafei mengatakan, walaupun mulai banyak usaha mie celor di kota ini, namun Mie Celor H. M. Syafei tetap menjadi yang nomor 1 dan paling dicari. Ini lantaran komitmennya untuk mempertahankan cita rasa gurih dan kuah kental, harga yang terjangkau dan kualitas dari berbagai hidangan yang dihadirkan. Tak ayal, usaha keluarga yang diwariskan secara turun menurun sejak 1953 silam itu bisa bertahan hingga saat ini.
Kendati demikian, Imelda tak menampik adanya dampak yang dirasakannya dari Pandemi Covid-19.
“Pandemi pastinya membawa dampak pada banyak pelaku usaha, namun kami bersyukur usaha kami tetap bisa bertahan dan berkembang selama masa tersebut. Selain karena sistem dan strategi bisnis yang matang, kami juga dengan cepat beradaptasi keadaan. Di awal tahun 2020, kami semakin gencar mengadopsi berbagai ekosistem digital seperti masuk ke dalam layanan pemesanan makanan online dan pembayaran digital. ShopeePay menjadi contoh layanan pembayaran digital yang cukup berkontribusi secara signifikan pada bisnis kami selama pandemi,” ucap Imelda.
Bergabung sebagai merchant ShopeePay sejak tahun 2021, Mie Celor H. M. Syafei merasakan berbagai manfaat dari program dan promo yang dihadirkan. Selain menstimulasi transaksi yang cashless pada masyarakat dan membantu dalam pencatatan keuangan yang lebih rapi, ShopeePay juga membantu menambah visibilitas usaha keluarga ini kepada konsumen yang lebih luas lagi.
“Jika kita amati situasi pandemi ini, semakin banyak masyarakat yang beralih ke hal-hal yang serba online, termasuk dalam penggunaan dompet digital seperti ShopeePay untuk bertransaksi,” ujar Imelda. “Selain praktis dan lebih aman karena mengurangi kontak langsung, konsumen juga mencari keuntungan lebih dari program cashback yang ditawarkan,” sambungnya.
Melalui berbagai strategi tersebut, Mie Celor H. M. Syafei berhasil terus mengembangkan usahanya. Di tahun 2019 hingga tahun 2021, bahkan ada penambahan 3 gerai restoran baru yang menandakan bahwa dengan strategi yang tepat, bisnis dapat terus berekspansi walaupun di tengah masa pandemi. Imelda dan keluarga percaya bahwa pencapaian saat ini harus tetap dipertahankan dengan terus berani berinovasi dan beradaptasi pada layanan agar dapat sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Imelda dan keluarga juga akan terus melakukan ekspansi bisnis ke luar Sumatera Selatan hingga luar pulau Sumatera untuk dapat menjangkau lebih banyak konsumen.
Baca Juga: Jokowi Mania Ngotot Minta Menteri-menteri Terafiliasi Bisnis PCR untuk Mundur
Sebagai salah satu merchant ShopeePay, pelanggan dapat menikmati hidangan Mie Celor H. M. Syafei dengan keuntungan lebih menggunakan promo yang didisediakan ShopeePay. Selain promo ShopeePay, para pecinta mie celor juga dapat menikmati promo cashback dan gratis ongkos kirim dari ShopeeFood untuk menikmati Mie Celor H.M. Syafei dari rumah bersama orang tercinta. Jangan lewatkan kesempatan menikmati lezatnya hidangan dari Mie Celor H.M Syafei sembari berkontribusi mendorong pertumbuhan dan pemulihan ekonomi UMKM lokal di Palembang.
Berita Terkait
-
Toko Kue di Ujung Jalan
-
Erick Thohir Disebut Terlibat Bisnis PCR, Jubir: Hanya 2,5 Persen
-
Erick Thohir Disebut Terlibat Bisnis PCR Lewat PT GSI, Perusahaan Apa Itu?
-
Cara Menjadi Agen Tabung Gas Elpiji: Rincian Modal dan Syarat Lengkap
-
Ide Usaha dari Sampah Rumah Tangga, Bisa Dilakukan Modal Rp10 Ribu
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
KPK Ungkap Modus Budiman Bayu Sembunyikan Uang Gratifikasi Rp5,19 Miliar
-
KPK Ungkap Kasus Korupsi Bea Cukai Pengaruhi Maraknya Rokok Ilegal
-
Terungkap! Ini Alasan KPK Langsung Tangkap Kasi Intel Cukai
-
Demo di Mabes Polri, Mahasiswa UI Sindir Polisi Berpeci dan Berkerudung: Tak Bisa Pikat Hati Kami!
-
Ratusan Mahasiswa UI dan UPNVJ Mulai Datang! 'Polisi Pembunuh' Menggema di Depan Mabes Polri
-
Seskab Teddy Bantah Keras Isu MBG Habiskan Anggaran Pendidikan: Narasi Keliru!
-
Langgar Kidul: Kisah di Balik Tembok Cikal Bakal Muhammadiyah
-
DPR Resmi Masukkan Anggaran Makan Bergizi Gratis ke Pos Pendidikan, Segini Angkanya!
-
KPK Ungkap Uang Hasil Korupsi Bea Cukai Diduga Dipakai untuk Beli Mobil Operasional
-
Polda NTB Telusuri Identitas Asli Bandar B Alias Boy, Diduga Suap AKBP Didik Rp1,8 Miliar