Suara.com - Setiap manusia pasti pernah merasakan yang namanya ujian, cobaan hingga musibah yang semua itu tentunya datang dari Allah SWT. Manusia hidup itu memang ada masanya akan mengalami berbagai kesusahan dan penderitaan hidup. Lalu apa hikmah dibalik musibah yang diberikan Allah SWT?
Setiap manusia akan dihadapkan pada ujian-ujian hidup yang sulit untuk menolaknya dan itu adalah satu ketetapan dan hukum Allah SWT yang bersifat pasti dan tetap, berlaku kepada siapa pun, kapan pun, dan di mana pun manusia berada.
Ujian dan cobaan hidup dari Allah SWT di dunia itu tidak hanya berupa musibah atau kesengsaraan. Namun ada kalanya berupa kelapangan dan kenikmatan. Bisa berupa sehat maupun kondisi sakit, bisa juga berupa kekayaan maupun kemiskinan.
Dalam beberapa surat di Al-Quran juga disebutkan tentang ujian yang datangnya dari Allah SWT, baik kondisi senang dan kondisi sulit. Allah SWT berfirman:
"Ahasiban naasu anyu yutrakuuu any yaquuluuu aamannaa wa hum la yuftanuun".
Artinya: "Apakah manusia mengira bahwa mereka akan dibiarkan hanya dengan mengatakan, "Kami telah beriman," dan mereka tidak diuji lagi?", (QS Al-Ankabut: 2).
Dari ayat tersebut kita bisa mengambil hikmah dibalik musibah bahwa Allah SWT akan menguji hamba-Nya yang beriman sesuai dengan tingkat keimanan mereka. Apakah manusia berpikir bahwa Allah SWT akan membiarkan mereka ketika dikatakan “Kami beriman" tanpa menguji kebenaran perkataan mereka itu dengan ujian melalui harta dan diri mereka? Tentu tidaklah demikian, karena Allah SWT pasti akan menguji manusia agar menjadi jelas tingkat kebenaran dan keteguhannya.
Melansir tayangan di kanal YouTube Yufid.TV (23/12/2015), Ustadz Syafiq Riza Basalamah menjelaskan tentang hikmah dibalik musibah yang menarik untuk kita simak bersama.
"Allah menciptakan langit ini dalam beberapa periode. Dan ketika Allah memberikan cobaan kepada hamba-Nya, petaka untuk hamba-Nya, terkadang petaka itu baik untuk kebaikan hamba-Nya", Ustadz Syafiq Riza Basalamah menyampaikan.
Baca Juga: Cara Sabar Menghadapi Ujian Perasaan Menurut Hanan Attaki
" Kenapa tidak Allah selesaikan secara langsung, banyak orang yang jika Allah selesaikan secara langsung mungkin tidak bersyukur kepada Allah. Jadi hikmahnya besar sekali", Ustadz Syafiq Riza Basalamah menambahkan.
Ia menambahkan, "Musibah-musibah itu Allah turunkan agar mereka kembali kepada Allah. Agar mereka datang bermunajat kepada Allah".
Perlu dipahami, bahwa meskipun Allah SWT memberikan kita ujian, cobaan, dan musibah, tapi ingatlah bahwa Allah SWT sangat menyayangi hamba-Nya, karena semua ujian yang didapatkan itu diberikan sesuai dengan kesanggupan kita. Dalam surah Al-Baqarah ayat 286 disebutkan:
"Laa yukalliful-laahu nafsan illaa wus'ahaa; lahaa maa kasabat wa 'alaihaa maktasabat".
Artinya: "Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Dia mendapat (pahala) dari (kebajikan) yang dikerjakannya dan dia mendapat (siksa) dari (kejahatan) yang diperbuatnya", (QS Al Baqarah:286).
Seperti itulah pentingnya memahami apa hikmah dibalik musibah yang diberikan Allah SWT. Jika kalian sedang ditimpa musibah selalulah ber-husnudzon kepada Allah.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar