News / nasional
Bangun Santoso | Bagaskara Isdiansyah
Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.[YouTube/KompasTV]

Suara.com - Kepala Badan Komunikasi Strategis (Bakomstra) DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra menyampaikan bahwa pada pekan ini tindakan medis terhadap Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang mengidap kanker prostat sudah mulai dilakukan.

Herzaky awalnya mengatakan, bahwa kondisi SBY setibanya di Amerik Serikat untuk menjalani pengobatan masih dalam kondisi stabil hingga hari ini.

"Minggu ini sudah dimulai (tindakan medis terhadap SBY)," kata Herzaky ditemui di PTUN Jakarta, Jakarta Timur, Kamis (11/11/2021).

Hanya saja, Herzaky enggan merinci tindakan medis seperti apa yang dilakukan terhadap kanker prostat stadium awal yang diderita SBY. Ia hanya menegaskan SBY dalam kondisi yang sehat dalam menjalani tindakan medis tersebut.

Baca Juga: Sudah Jalani Pemeriksaan Awal Sebelum Operasi, AHY: Kondisi SBY Stabil

"Memang ada proses dalam minggu ini terkait dengan bapak SBY ada tindakan. tetapi saya belum bisa cerita lebih lanjut, hanya Alhamdulillah bapak SBY sampai dengan saat ini keadaan sehat walafiat dan bisa menjalani semua proses yang diperlukan," ungkapnya.

Adapun turut mendampingi pengobatan SBY di Amerika Serikat yakni dua putranya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas). Sementara itu menurut Herzaky, DPP Demokrat sendiri dalam 3 hari ke depan akan menggelar istigasah.

"Di DPP selama tiga hari berturut-turut kita akan ada doa bersama dan juga istighasa untuk kesembuhan SBY," tandasnya.

Jalani Pengobatan Di AS

Sebelumnya, SBY menjalani medical check up dan perawatan di luar negeri lantaran disebut menderita penyakit Kanker Prostat. Kanker Prostat yang dialami SBY masih dalam stadium awal.

Baca Juga: Masih General Check Up, Kondisi SBY di Amerika Baik-baik Saja

Hal itu disampaikan oleh Staf pribadinya yakni Ossy Dermawan. Menurutnya beberapa hari terakhir ini dirinya banyak menerima pertanyaan terkait dengan kondisi kesehatan SBY.

Komentar