Suara.com - Pelaku pengeboman al Shabaab meledakkan dirinya di ibu kota Somalia bersama seorang wartawan ternama pada Sabtu (20/11/2021) waktu setempat, menurut kelompok al Shabaab dan keluarga korban.
Abdiaziz Mohamud Guled, yang biasa dikenal Abdiaziz Afrika, bekerja di Radio milik pemerintah Mogadishu dan kerap meliput al Shabaab.
"Sepupu saya Abdiaziz tewas oleh pelaku bom bunuh diri tak lama setelah pergi ke sebuah restoran... ia tewas dalam perjalanan menuju rumah sakit," kata saudaranya Abdullahi Nur kepada Reuters.
"Ia selalu menyoroti al Shabaab, semoga Tuhan menerima arwahnya," kata Nur.
Al Shabaab mengakui aksi bom bunuh diri tersebut. Kelompok itu, yang berniat menggulingkan pemerintah dan menerapkan penafsiran hukum ketat Islam versinya sendiri, kerap melancarkan pengeboman.
"Anggota (Al Shabaab) sudah lama mengincar Abdiaziz. Ia melakukan kejahatan terhadap Islam, ia terlibat dalam sejumlah pembunuhan anggota," kata juru bicara operasi militer al Shabaab, Abdiasis Abu Musab, kepada Reuters via telepon. (Sumber: Antara/Reuters)
Berita Terkait
-
Aksi Heroik Sopir Taksi Gagalkan Bom Bunuh Diri di Rumah Sakit, Selamatkan Banyak Nyawa
-
Bikin Trenyuh! Korban Bom Mapolresta Solo Buka-bukaan Alasan Tak Tembak Pelaku
-
Penyandang Dana Bom Mapolresta Solo Minta Maaf, Gibran: Semoga Itu yang Terakhir
-
Berurai Air Mata, Pendana Bom Bunuh Diri Mapolresta Solo Ucapkan Maaf ke Masyarakat
-
Somalia Dilanda Teror Bom Terpisah, Enam Orang Tewas
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!
-
Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah
-
Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya
-
Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul
-
Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!
-
Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa
-
PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra