Suara.com - Seorang sopir taksi di Inggris berhasil menggagalkan bom bunuh diri di rumah sakit di Liverpool. Meskipun nyaris jadi korban, pria ini berhasil kabur sesaat sebelum mobil meledak.
Menyadur CBS News Selasa (16/11/2021), sopir taksi itu menyadari sikap mencurigakan yang ditunjukkan penumpangnya dan ia mengunci pria itu di dalam mobil.
Beruntung ketika mobil itu meledak, ia berhasil keluar dan hanya mengalami luka ringan.
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson memuji aksi itu secara heroik karena mencegah bencana mengerikan dan berhasil menyelamatkan banyak nyawa.
Penyelidikan menunjukkan bahwa alat peledak yang diimprovisasi terlibat dan asumsi mereka "bahwa itu dibuat oleh penumpang."
Pemerintah Inggris menaikkan tingkat ancaman nasional dari terorisme menjadi lebih parah dari tingkat sebelumnya.
Media Inggris menyebut pengemudi taksi itu sebagai David Perry dan dia hanya menderita luka ringan termasuk gendang telinga pecah.
Sebelumnya, serangan serupa juga terjadi di dekat katedral Liverpool, di mana sebuah kebaktian diadakan pada hari Minggu untuk mengenang para prajurit yang gugur saat dua perang dunia.
Lebih dari 1.000 orang menghadiri kebaktian itu, tapi polisi mengatakan belum dapat mengonfirmasi laporan bahwa dugaan serangan teror mungkin awalnya direncanakan pada tugu peringatan itu.
Baca Juga: Berurai Air Mata, Pendana Bom Bunuh Diri Mapolresta Solo Ucapkan Maaf ke Masyarakat
Polisi menangkap empat orang terkait dengan insiden teroris tersebut. Badan kontra intelijen nasional Inggris MI5 membantu penyelidikan, dan beberapa alamat di sekitar kota masih digeledah pada hari Senin.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Bejat! Modus Pedagang Takoyaki Ajak Anak 11 Tahun Naik Sepeda, Berakhir Dicabuli di Kalideres
-
PDIP Pasang Badan untuk Pandji, Djarot: Negara Jangan Mudah Tersinggung Oleh Kritik
-
Perut Isinya Sekilo Sabu, Aksi Gila Pasutri Pakistan Telan 159 Kapsul Demi Lolos di Bandara Soetta
-
Pasal Penggelapan KUHP Baru Digugat, Nurut Perintah Atasan Bisa Dipenjara 5 Tahun?
-
Kekuasaan Amnesti Presiden Digugat, Apa Beda Amnesti dan Abolisi yang Kini Diuji di MK?
-
KPK Buka Kartu, Eks Menag Yaqut Tersangka Korupsi Haji Sejak 8 Januari
-
Semeru Muntahkan Awan Panas 4 KM, Kolom Abu Kelabu Membumbung Tinggi, Status Siaga
-
Menkum Buka Suara Soal Kasus Pandji Pragiwaksono: Cek Dulu KUHP Baru, Penuhi Unsur Gak?
-
Adik Jadi Tersangka Korupsi Haji, Sikap Gus Yahya: Saya Tak Akan Intervensi
-
KPK Sita Rp100 M, Biro Travel Ramai-ramai Kembalikan Uang Panas Korupsi Kuota Haji