Suara.com - Polisi menyebut kemacetan kembali terjadi di sejumlah titik jalan di Jakarta. Peningkatan volume kendaraan ini muncul setelah adanya pelonggaran Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Jakarta menjadi level satu.
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo menyebut waktu kemacetan juga kembali normal seperti sebelum adanya pandemi Covid-19.
"Waktu kemacetan sudah kembali normal, biasanya antara pukul 06.00-06.30 WIB di pinggiran kota. Terus pukul 07.00-09.00 WIB di tengah kota. Kemudian macet di jam lunch time dan sore hari," kata Sambodo kepada wartawan, Rabu (24/11/2021).
Beberapa titik jalan yang macet di antaranya di pusat perbisnisan atau perkantoran. Misalnya; Jalan Sudirman, Thamrin, Kuningan, dan Gatot Subroto.
"Pusat perbelanjaan belum, hanya padat Sabtu dan Minggu," katanya.
Adapun, Sambodo mengemukakan beberapa penyebab terjadinya kemacetan di antaranya karena adanya peningkatan volume kendaraan. Selain itu juga karena adanya genangan air setelah hujan lebat.
"Persimpangan iya jelas, makanya kita tempatkan anggota di situ," imbuhnya.
Tag
Berita Terkait
-
Bontang Ditetapkan Dalam PPKM Level 1, Target Herd Immunity Ingin Dicapai di Desember
-
Daftar Daerah PPKM Level 1, 2 dan 3 Terbaru dan Terlengkap!
-
Warga Berolahraga saat PPKM Level 1
-
Rencana PPKM Level 3 Saat Libur Nataru, Wali Kota Jakut Tunggu Arahan Pemprov DKI
-
Masa PPKM Level 1, Disdik DKI Jakarta Tambah Durasi PTM di Sekolah
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Italia Ganti Patung Yesus yang Dirusak Tentara Israel di Lebanon
-
Pengadilan Kriminal Internasional Adili Rodrigo Duterte Atas Tuduhan Pembunuhan Massal di Filipina
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial
-
Tragedi PRT Lompat dari Lantai 4 Kos Benhil, Polisi Endus Dugaan Tindak Pidana
-
BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Vishing dan Phishing, Tekankan Pentingnya Jaga Data Pribadi
-
AHY Dorong Model Penataan Kampung Mrican Sleman Jadi Percontohan Nasional
-
Benyamin Netanyahu Menderita Kanker Prostat