Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan telah menunjuk Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo (Bamsoet) sebagai Ketua Panitia Pengarah E-Prix Jakarta dan Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Ahmad Sahroni sebagai Ketua Panitia.
Keduanya merupakan pengurus Ikatan Motor Indonesia (IMI) yang didapuk menjadi panitia penyelenggara Formula E Jakarta 2022 mendatang.
Meski didukung tokoh nasional, Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono mengaku bakal tetap menjalankan interpelasi terhadap Anies Baswedan. Ia mengaku bakal tetap memroses upaya memanggil Anies untuk menjelaskan ihwal pelaksanaan Formula E.
"Interpelasi yang kita gulirkan masih on (jalan terus)," ujar Gembong saat dikonfirmasi, Kamis (26/11/2021).
Mengenai penunjukan dua orang legislator RI itu sebagai pimpinan panitia, Gembong enggan komentar banyak. Ia tak mau mencurigai adanya motif memuluskan ajang balap mobil listrik yang memang menuai polemik itu.
"Kita gak ikut campur urusan itu. Urusan jakpro sama eksekutif silahkan mau menghire siapa, mengajak siapa, itu hak nya eksekutif dan penyelenggara," pungkasnya.
Saat ini, interpelasi masih ditunda karena rapat paripurna masih ditunda. Syarat kuorum tak terpenuhi karena tak sampai 50 persen tambah satu jumlah anggota DPRD DKI yang hadir.
Namun, ia menyatakan akan segera meminta agar Badan Musyawarah (Bamus) menjadwalkan lagi rapat paripurna soal interpelasi itu.
"Kita masih sibuk APBD, nanti setelah APBD selesai kita minta kepada pimpinan untuk melalukan rapat bamus untuk jadwalkan ulang melanjutkan paripurna yang ditunda," pungkasnya.
Baca Juga: PSI Duga Nama Jokowi Dikaitkan dengan Formula E karena Pemeriksaan KPK
Berita Terkait
-
Anies Desak Banjir Sumatera Ditetapkan Jadi Bencana Nasional
-
Pakar UIKA Dukung Anies Desak Status Bencana Nasional untuk Aceh dan Sumatera
-
Pesan Anies Baswedan untuk Relawan Muda: Demokrasi Tumbuh dari Warga yang Mau Turun Tangan
-
Gelaran Reuni Akbar 212 di Monas
-
Suasana di Monas Jelang Reuni Akbar 212
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
LBHM Beri 4 Catatan 'Pedas' untuk Indonesia yang Baru Saja Jadi Presiden Dewan HAM PBB
-
Nasib Pandji Pragiwaksono di Tangan Polisi, Penyelidik Mulai Analisis Barang Bukti Materi Mens Rea
-
Aksi Ekstrem Pasutri Pakistan di Soetta: Sembunyikan 1,6 Kg Sabu di Lambung dan Usus
-
Kasus Isu Ijazah Palsu Jokowi, PSI Desak Polisi Segera Tahan Roy Suryo Cs
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan