Suara.com - Anggota Komisi IX DPR, Rahmad Handoyo meminta pemerintah mengantisipasi mobilitas pemudik sebelum libur Natal 2021 dan tahun baru (Nataru) 2022. Karena itu, ia menyarankan agar penerapan PPKM level tiga bisa diberlakukan lebih dari satu pekan.
Diketahui, sejauh ini rencana meningkatkan PPKM menjadi level tiga baru berlaku mulai 24 Desember 2021 sampai 2 Januari 2022.
Ia mengkhawatirkan ke depan ada sebagian masyarakat yang memilih melakukan mudik lebih dulu saat aturan masih longgar sebelum ditingkatkan menjadi level tiga, yakni sebelum 24 Desember 2021.
“Untuk mencegah lonjakan kasus Covid-19 pada libur Nataru, perlu dilakukan PPKM Level 3 lebih dari seminggu agar tidak ada yang mencuri start mudik, dan betul-betul mengurangi mobilitas masyarakat,” kata Rahmad kepada wartawan, Kamis (2/12/2021).
Selain memperpanjang masa pemberlakuan PPKM level 3, menurut Rahmad ada hal-hal lain yang perlu dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran kasus positif Covid-19.
Antisipasi yang perlu dilakukan ialah membatasi aktivitas masyarakat di tempat-tempat publik saat libur natal dan tahun baru, semisal tempat wisata dan pusat perbelanjaan.
Pengawasan terhadap mobilitas baik kendaraan umum maupun kendaraan pribadi juga perlu dilakukan.
Menurutnya kendaraan roda dua dan roda empat milik pribadi tak boleh luput dari pengawasan. Bahkan ia mengharapkan ada pemberlqkuqn aturan ganjil genap bagi kendaraan yang akan emmasuki tol guna membatasi mobilitas.
"Perlu juga diawasinya jalur-jalur tikus agar setiap pergerakan orang dapat terdeteksi,” ujar Rahmad.
Baca Juga: PPKM Level 3, Bupati Gunungkidul Pastikan Objek Wisata Tetap Buka Saat Libur Nataru
Berita Terkait
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Pramono Siapkan 500 Ondel-Ondel Karya Desainer Top untuk Rayakan 5 Abad Jakarta
-
Irma Suryani: Program MBG Bisa Jadi Mudarat Jika Salah Sasaran dan Tak Dikelola Profesional
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Metromini dan Kopaja Sudah Pergi, tapi Jakarta Belum Selesai Merindukannya
-
Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama
-
Jejak Perjuangan Riyan Hidayat: Dari Kebun Kopi Perbatasan Hingga ke Panggung Kepemimpinan Nasional
-
Mendagri dan Menteri ATR/BPN Terbitkan SEB untuk Perkuat Perlindungan Lahan Pertanian Pangan
-
Penandatanganan SKB Kemendagri & Menteri PKP Perkuat Peran Pemda dalam Program 3 Juta Rumah
-
Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun
-
Respons Tuntutan Mahasiswa, Sufmi Dasco Telepon Kepala BGN dan Menteri ESDM