Suara.com - Kementerian Kesehatan India mengungkapkan pada Kamis (2/12/2021), telah mendeteksi kasus pertama varian Omicron.
Menyadur Channel News Asia, Kamis (2/12/2021), kasus varian Omicron tersebut terdeteksi pada dua pasien di negara bagian Karnataka selatan.
"Semua kontak primer dan kontak sekunder dari kedua kasus telah dilacak dan sedang diuji," kata Lav Agarwal, sekretaris bersama kementerian kesehatan.
Lav Agarwal mengatakan bahwa kedua pasien tersebut menunjukkan gejala ringan.
"Semua kasus terkait Omicron ditemukan memiliki gejala ringan sejauh ini… Dalam semua kasus seperti itu di negara ini dan di seluruh dunia sejauh ini, tidak ada gejala parah yang tercatat," jelas Agarwal dikutip dari Indian Express.
Varian Omicron yang berpotensi lebih menular pertama kali dilaporkan ke WHO dari Afrika Selatan pada 24 November 2021, dan telah ditetapkan sebagai Variant of Concern.
Pemerintah India lebih memilih untuk memprioritaskan vaksinasi untuk 944 juta warganya sebelum memberikan suntikan booster. Sekitar 84 persen telah menerima dosis pertama dan sekitar 49 persen sudah mendapat dosis lengkap.
India akan memulai kembali penerbangan internasional pada 15 Desember, tetapi rencana tersebut dibatalkan setelah terdeteksinya varian Omicron.
Setelah berjuang melawan rekor lonjakan infeksi dan kematian pada bulan April dan Mei, kasus Covid-19 di India telah turun secara substansial.
Baca Juga: Wisatawan Nekat Masuk Sleman dan Ketahuan Positif Covid-19 Bakal Ditindak Tegas
Negara itu melaporkan 9.765 kasus baru pada hari Kamis (2/12/2021), sehingga totalnya menjadi 34,61 juta.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Hujan Deras Rendam 59 RT di Jakarta, Banjir di Pejaten Timur Capai Satu Meter
-
Arahan Megawati ke Kader PDIP: Kritik Pemerintah Harus Berbasis Data, Bukan Emosi
-
Sikap Politik PDIP: Megawati Deklarasikan Jadi 'Kekuatan Penyeimbang', Bukan Oposisi
-
PDIP Tolak Pilkada Lewat DPRD, Megawati: Bertentangan dengan Putusan MK dan Semangat Reformasi
-
KPK Segera Periksa Eks Menag Yaqut dan Stafsusnya Terkait Korupsi Kuota Haji
-
Diperiksa 10 Jam, Petinggi PWNU Jakarta Bungkam Usai Dicecar KPK soal Korupsi Kuota Haji
-
KPK Periksa Petinggi PWNU Jakarta, Dalami Peran Biro Travel di Kasus Korupsi Haji
-
Kuasa Hukum Roy Suryo Sebut Kunjungan Eggi Sudjana ke Solo 'Bentuk Penyerahan Diri'
-
PDIP Kritik Pemotongan Anggaran Transfer, Desak Alokasi yang Adil untuk Daerah
-
PDIP Ingatkan Mandat Reformasi, Minta TNI Jauhi Politik Praktis dan Perkuat Industri Pertahanan