Suara.com - Kabar Direksi PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) diduga sedang rapat sambil menonton atraksi tari perut atau belly dance mulai menemui titik terang. Bahkan, video rekaman kegiatan tersebut sudah tersebar di kalangan wartawan.
Disinggung DPRD, Kini Video Direksi TransJakarta Diduga Rapat Sambil Nonton Belly Dance TersebarAwalnya, kabar Direksi TransJakarta rapat sambil nonton belly dance itu diungkap saat rapat Komisi B. Anggota fraksi Gerindra Adi Kurnia Setiadi yang pertama mengungkapkannya.
Dalam video yang tersebar, terlihat sejumlah orang dengan pakaian TransJakarta sedang makan di salah satu tempat yang tak diketahui lokasinya.
Terlihat ada satu orang penari melakukan atraksi tari perut tepat di pintu masuk.
Sejumlah orang dengan seragam TransJakarta itu pun terlihat menikmatinya. Ada sejumlah orang yang tertawa dan sepintas berjoget.
Di meja makan, terlihat ada mantan Direktur Utama (Dirut), Sardjono Jhony Tjitrokusumo yang wafat pada 3 Oktober 2021 lalu. Artinya, kemungkinan besar kejadian ini terjadi sebelum Dirut diganti ke Mochamad Yana Aditya.
Sardjono dalam video terlihat tidak memandang ke arah penari karena sedang makan. Di sebelahnya ada seorang anggota direksi sedang berbicara serius dengan salah satu karyawan TransJakarta.
Video Diungkit Anggota DPRD
Dalam rapat Komisi B DPRD DKI bersama dengan PT Transportasi Jakarta Yana sempat meminta bukti video itu kepada Adi. Ia mengaku ingin segera menyelesaikan masalah ini.
Baca Juga: Sopir TransJakarta Penabrak Pos Polisi di PGC Ditetapkan Tersangka
"Mohon izin saya warga negara. Saya sebagai warga negara kepada wakil rakyat untuk menanyakan, mohon maaf ini siapa (rapat sambil nonton belly dance)? Kalau misalkan ini melanggar biar kita selesaikan saja," ujar Yana di gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (6/12/2021).
Adi dan Yana pun sempat terlibat perdebatan. Yana dalam rapat itu menyatakan mengganti statusnya sebagai warga negara dan ingin Adi selaku wakil rakyat memberikan bukti rapat tersebut.
"Gini saudara direktur," kata Adi.
"Enggak saya warga negara," jawab Yana menimpali.
Adi pun meminta agar Yana tidak mengambil hari perkataannya yang mengaku punya video direksi TransJakarta menonton belly dance sambil rapat. Dia juga menyatakan Yana yang baru menjabat sebulan sebagai Dirut itu tidak termasuk dalam orang yang menonton striptis.
"Anda gak usah baper. Saya tidak bicara tentang anda. Saya praktisi hukum. Saya tidak bicara tentang ada. Ini urusan organisasi jangan dibawa ke hati. Ini urusan mulut sampai ke leher saja. Enggak usah baper dan ngambekan," tutur Adi.
Berita Terkait
-
Sopir TransJakarta Penabrak Pos Polisi di PGC Ditetapkan Tersangka
-
DPRD Minta Direksi TransJakarta Dicopot, Wagub DKI: Nanti Kami Evaluasi
-
Kritik Keras Direksi TransJakarta, Anggota DPRD DKI: Kalau Saya Jadi Anda Sudah Mundur
-
Anggota DPRD Sebut Direksi Transjakarta Rapatnya Sambil Nonton Belly Dance dan Striptis
Terpopuler
- Iran Sakit Hati Kapal dan Minyak Miliknya Rp 1,17 triliun Dilelang Indonesia
- 10 Potret Rumah Baru Tasya Farasya yang Mewah, Intip Detail Interiornya
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Paling Murah, Performa Handal Multitasking Lancar
- Panas! Keluarga Bongkar Aib Bunga Zainal, Sebut Istri Sukhdev Singh Pelit hingga Nikah tanpa Wali
- 5 Shio yang Diprediksi Beruntung dan Sukses pada 27 Maret 2026
Pilihan
-
Mengamuk! Timnas Indonesia Hantam Saint Kitts dan Nevis Empat Gol
-
Skandal Rudapaksa Turis China di Bali: Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kembalikan iPhone Korban!
-
Arus Balik Susulan, 14 Ribu Kendaraan Diprediksi Lewat GT Purwomartani Sabtu Ini
-
Fokus Timnas Indonesia, John Herdman Ogah Ikut Campur Polemik Paspor Dean James
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
Terkini
-
Mahfud MD Kenang Juwono Sudarsono: Dari Pengganti di Era Gus Dur hingga Ilmuwan Besar
-
Pemprov DKI Dukung PP Tunas, Atur Penggunaan Gawai pada Anak dan Perkuat Literasi Digital
-
Viral! Modus Uang Lewat' di Tanah Abang, Pelaku Palak Pemotor hingga Rp300 Ribu
-
Siapa Juwono Sudarsono? Profil Menhan Sipil Pertama dan Tokoh Reformis TNI
-
Pengembang Game: Proteksi Belum Cukup, Anak Harus Diawasi 24 Jam
-
Perang Klaim AS-Iran: Teheran Tepis Kabar Damai yang Digagas Trump
-
Kabar Duka, Eks Menhan Juwono Sudarsono Meninggal Dunia di RSPI
-
Waspada Child Grooming, Pengamat Sebut PP Tunas Jadi Senjata Baru Lindungi Anak di Dunia Digital
-
PP Tunas Berlaku, Menag Tekankan Fondasi Agama dan Etika untuk Lindungi Anak di Ruang Digital
-
Krisis Selat Hormuz Memanas, Negara Teluk Siapkan Jalur Alternatif