Suara.com - Ketua DPR RI Puan Maharani disebut punya potensi untuk menjadi pemimpin nasional di masa mendatang. Hal ini disampaikan oleh Alexander Aur, akademisi sekaligus Pegiat Kesetaraan Gender.
Melansir dari Terkini.id -- jaringan Suara.com, pernyataan tersebut disampaikan Aleander saat diskusi bertajuk ‘Puan Maharani: Quo Vadis Perlindungan dan Pemberdayaan Perempuan, Anak dan Disabilitas,' di Jakarta, Selasa 7 Desember 2021.
Ia menilai pengalaman Puan baik di DPR maupun di kabinet sudah menjadi modal yang mumpuni untuk menjadi pemimpin nasional.
"Kalau bicara rekam jejak kepemimpinan tentu Ibu Puan sangat potensial untuk menjadi pemimpin nasional. Pengalaman saat menjadi Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Menko PMK dan saat ini sebagai Ketua DPR RI sudah menjadi modal besar kepemimpinan ke depan. Lagi pula pengalaman memimpin lembaga negara itu seperti jalan lurus untuk memimpin negara," ungkapnya dalam keterangan tertulis.
Alex menambahkan, ketika Puan duduk di kursi Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), banyak program pemerintah yang menuai kesuksesan seperti penurunan angka kemiskinan, Kartu Pra Kerja, Kartu Indonesia Pintar, Kartu Sembako, Bidik Misi, dan program lain berjalan dengan baik.
"Jangan lupa saat itu Ibu Puan mengkoordinir 8 kementerian yang terkait langsung dengan pemberdayaan kesejahteraan masyarakat. Maka ketika program 8 kementerian ini berhasil baik, itu juga merupakan keberhasilan beliau dalam memimpin. Dan kualitas kepemimpinan itu adalah kemampuan melakukan konsolodasi yang hasilnya jelas ketika program-program tersebut berhasi," jelas Alex.
Aleander juga menyebut kemampuan Puan semakin matang saat ia memimpin DPR RI. Konsolidasi dan koordinasi lintas fraksi yang dilakukan Puan selama ini diakui sangat efektif sehingga menciptakan stabilitas politik di DPR RI.
"Kalau dulu kita lihat DPR RI itu sering gaduh, maka di bawah kepemimpinan Puan DPR RI terlihat stabil. Ini bukan tidak mungkin karena kemampuan beliau dalam memimpin yang sekian matang," ucap Dosen Filsafat Universitas Pelita Harapan tersebut, dikutip dari Terkini.id.
Lebih lanjut, Alex juga menambahkan, sebagai Ketua DPR RI saat ini Puan Maharani memiliki kesempatan luar biasa untuk makin memperlihatkan kapasitas dan kapabilitasnya dalam memimpin. Termasuk keberpihakan pada isu-isu publik yang saat ini sedang ditunggu-tunggu masyarakat.
Baca Juga: Cegah Omicron, DPR Tunda Perjalanan Dinas Luar Negeri bagi Anggota
Berita Terkait
-
Rekam Jejak Puan Maharani Dinilai Potensial Maju pada Pilpres 2024
-
Ketua DPR: PPKM Nataru Sesuai Kondisi Daerah Memenuhi Asas Keadilan
-
DPR Tunda Perjalanan Dinas ke Luar Negeri, Cegah Masuknya Omicron ke Indonesia
-
Munculnya Varian Omicron Bikin Dinas Kunjungan DPR ke Luar Negeri Batal
-
Cegah Omicron, DPR Tunda Perjalanan Dinas Luar Negeri bagi Anggota
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Energi Bersih Jadi Kunci Tingkatkan Nilai Ekonomi Masyarakat Pesisir
-
MBG 'Caplok' 29 Persen Dana Pendidikan, BEM UI Adukan Nasib Kampus ke MK: Listrik Sering Padam!
-
Sujud di Gerbang Lampung, Jokowi Awali Blusukan 3 Hari di Bumi Ruwa Jurai dengan Salat Jumat
-
Pesona Blok M: Dari Tempat Nongkrong Jadul ke Magnet Baru Jakarta Modern
-
Cerita Warga Venezuela Andalkan Informasi Medsos karena Data Korban Gempa Simpang Siur
-
Peserta KDMP Meninggal saat Latsarmil, Mensesneg: Baru Hari Kedua, Belum Berat, Diduga Riwayat Sakit
-
Mekanisme Keberatan Jadi Instrumen Perlindungan Dalam Sengketa Merek dan Hak Cipta
-
Negara Asia, Eropa Hingga Arab Berbondong-bondong Kirim Bantuan ke Venezuela, Ini Daftarnya
-
Firdaus Oiwobo Sudah Diperiksa! Polisi Dalami Kasus Penghinaan Tiyo Ardianto ke Presiden Prabowo
-
Prabowo Pantau Kasus 3 Peserta SPPI Tewas saat Latsarmil, Pemerintah Siapkan Evaluasi