Suara.com - Kabar baik untuk para siswa dan guru! Pasalnya, Kementerian Pendidikan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) akan memperpanjang bantuan kuota internet sampai dengan Desember 2021. Agar lebih jelas, simak informasi bantuan kuota Kemendikbud Desember 2021 berikut.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Biro Kerja Sama dan Hubungan Masyarakat Kemendikbud ristek Anang Ristanto mengatakan bahwa perpanjangan masa bantuan kuota Kemendikbud Desember 2021 ini diatur di dalam Peraturan Sekretaris Jenderal (Persesjen) Nomor 23 Tahun 2021. Namun bantuan kuota Kemendikbud Desember 2021 ada perbedaan dengan periode sebelumnya.
Besaran Bantuan Kuota Kemendikbud Desember 2021
Mengacu pada aturan yang terbaru, besaran bantuan kuota internet Kemendikbud Ristek tidak sama dengan bulan sebelumnya. Pasalnya, ada pengurangan besaran kuota bagi masing-masing pelaku pendidikan. Berikut ini adalah rincian besaran kuota Kemendikbud yang berlaku Desember 2021.
- Siswa PAUD akan menerima bantuan kuota internet sebesar 3 GB setiap bulan.
- Siswa SD, SMP, dan SMA akan mendapatkan bantuan kuota internet sebesar 4 GB.
- Pendidik PAUD dan jenjang pendidikan SD hingga SMA akan mendapatkan kuota bantuan internet sebesar 5 GB setiap bulan.
- Khusus untuk mahasiswa dan juga dosen akan menerima bantuan kuota internet sebesar 5 GB setiap bulan.
Diketahui, bantuan kuota Kemendikbud Desember 2021 akan diberikan mulai tanggal 11 sampai dengan 15 Desember 2021.
Cara Cek Bantuan Kuota Kemendikbud Desembr 2021
Lantas, bagaimana cara memeriksa bantuan kuota internet tersebut apakah sudah masuk atau belum? Mari simak penjelasan berikut ini!
- Telkomsel. Bisa melalui SMS dari Telkomsel atau dengan menghubungi *888# dan aplikasi MyTelkomsel.
- Indosat. Bisa melalui aplikasi myIM3 atau dengan menghubungi nomor USSD *123*075# lalu pilih nomor satu.
- Tri. Bisamenghubungi nomor USSD *123*10*3# atau lewat aplikasi Bima+.
- XL dan Axis, melalui nomor *123# lalu pilih info atau lewat aplikasi aplikasi myXL dan AxisNet.
Perlu diketahui, bahwa bantuan kuota Kemendikbud yang dibagikan berupa paket data umum atau all network access. Namun seperti bulan sebelumnya, terdapat beberapa batasan yang tidak akan bisa dipakai menggunakan bantuan data kuota Kemendikbud, seperti:
- Media sosial network seperti Badoo, Bigolive, Facebook, Instagram, Pinterest, Snackvideo, Snapchat, Tinder, Tumblr, dll.
- Game: Candy Crush, Clash of Clans, Growtopia, Lineage Revolution, Lords Mobile: Battle of the Empires, Mobile Legends, PUBG, dll.
- Video Apps: Dailymotion, JWPlayer, Likee, Netflix, QQVideo, Tiktok, TVUNetworks, dan juga Viu.
Deretan situs dan aplikasi yang dikecualikan di atas masih dapat bertambah sewaktu-waktu. Untuk lebih lengkapnya, langsung saja akses https://kuota-belajar.kemdikbud.go.id/.
Baca Juga: Kuota Gratis Kemendikbud Cair, Ini Cara Cek, Cara Dapat, dan Besarannya
Seperti itulah pemberian bantuan kuota Kemendikbud Desember 2021. Semoga informasi ini dapat berguna untuk kalian.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara