Suara.com - Seorang cewek berseragam ojek online atau ojol menjadi viral setelah piknik ke Kutub Utara. Selain dianggap membuat ojol mendunia, aksi konyol cewek itu juga membuat publik sampai ngelus dada.
Bagaimana tidak, cewek berseragam ojol itu membuat es teh dengan menggunakan salju di Kutub. Momen itu dibagikan oleh akun TikTok @yasmineminemine.
Dalam video, cewek itu rupanya menjawab komentar warganet yang minta dibuatkan es teh. Ia kemudian membuat es teh dengan salju yang berada di tanah.
"Teh manis dingin satu, esnya banyakin ya mbak," tulis akun ini sebagai keterangan TikTok seperti dikutip Beritahits.id, Senin (13/12/2021).
Cewek berseragam ojol itu sedang berada di kaki pegunungan yang dipenuhi salju. Ia kemudian berjongkok di atas hamparan salju itu sambil membawa gelas.
Selain gelas, cewek itu juga membawa sekotak minuman yang berisi teh. Ia kemudian mulai membuat es teh dengan menyerok salju di bawah kakinya.
Salju itu diserok dengan menggunakan sendok, lalu dimasukkan ke dalam gelasnya. Setelah terisi setengah gelas, cewek ini membuka satu kotak teh miliknya.
Ia kemudian menuang isi teh itu ke dalam gelas yang sudah diisi salju tersebut. Teh yang dituang itu mulai memenuhi gelas miliknya.
Setelah tertuang semua, cewek ini kembali menyerok salju dan menambahkan ke gelasnya hingga benar-benar penuh. Setelah sampai bibir gelas, es teh buatannya pun jadi.
Baca Juga: Viral, Cara Ekstrem Makan Makanan Laut Masih Hidup, Netizen Soroti Hal Ini
Sang cewek kemudian memamerkan hasil es teh dari salju alami buatannya itu. Ia juga dengan santai meminum es teh tersebut dengan menggunakan seragam ojol.
Sontak, aksinya itu begitu mengggegerkan warganet. Mereka ramai memberikan peringatan karena cewek itu membuat es teh dengan salju yang dianggap kotor dan tidak higienis.
Walau begitu, tidak sedikit yang membanjiri kolom komentar dengan pendapat kocak. Mereka juga memuji aksi cewek itu yang dinilai membuat ojol mendunia.
"Orang kutub ojeknya apaan kak?" tanya warganet.
"Gojek mendunia kakak," sahut warganet.
"Kalau salju di bawah biasanya kotor karena diinjek atau gimana, tapi kalau yang jatuhnya di atas pohon atau di atas masih bersih. Mending jangan ambil yang di bawah kak," pesan warganet.
Tag
Berita Terkait
-
Viral, Cara Ekstrem Makan Makanan Laut Masih Hidup, Netizen Soroti Hal Ini
-
Datang ke Pernikahan Teman Tidak Pakai Batik, Rombongan Ini Pakai Kostum Anti Mainstream
-
Viral! Dokter di Depok Ini Rela Dibayar Pakai Sayuran, Begini Kisahnya
-
Viral! Tiga Ojol Kena Orderan Fiktif Makanan dan Miras, Begini Kronologinya
-
Soroti Kasus Suami Siksa dan Telanjangi Istri, Ridwan Kamil: Simpan Nomor Penting Ini!
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Tetap Buka! Ini Jam Operasional BRI Jakarta Pusat saat Libur Lebaran 2026
-
DPR RI soal Pembelian Rudal BrahMos: Jaga Kedaulatan Tanpa Terjebak Rivalitas Geopolitik
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras, Pemerintah Minta Polisi Usut Tuntas
-
Buntut Ketegangan Timur Tengah, Pemerintah Siapkan Pemulangan 34 WNI dari Iran
-
AS Tawarkan Hadiah Rp169 Miliar untuk Informasi Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei
-
Antisipasi Krisis Timur Tengah, Prabowo Pertimbangkan Kebijakan WFH untuk Tekan Konsumsi BBM
-
Polisi Gunakan Scientific Investigation untuk Buru Penyiram Air Keras Aktivis KontraS
-
Komisi III DPR Kecam Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Andrie Yunus, Minta Polisi Tangkap Pelaku
-
KAI Prediksi Puncak Arus Mudik 15 Maret 2026, Lebih dari 51 Ribu Penumpang Berangkat dari Jakarta
-
KPK Bawa Bupati Cilacap dan Sekda ke Jakarta Usai OTT, 13 Orang Diperiksa Intensif