Suara.com - Epidemiolog dari Universitas Griffith Australia Dicky Budiman menilai aturan karantina bagi pelaku perjalanan internasional seharusnya sama bagi siapapun tanpa memandang jabatan sosial.
Hal ini dikatakan Dicky terkait kasus dugaan kabur karantina yang dilakukan keluarga pesohor yang juga merupakan anggota DPR RI Mulan Jameela dan Ahmad Dhani.
"Jadi, siapapun, tanpa pandang status, saat ini dalam situasi ancaman varian baru seperti omicron, serius omicron ini, belum lagi varian lain yang belum diketahui, sehingga kewajiban karantina saat ini menjadi penting dilakukan kepada siapapun," kata Dicky saat dihubungi Suara.com, Kamis (16/12/2021).
Menurutnya tidak masalah pejabat boleh melakukan karantina di rumah, namun durasi karantina tetap harus sesuai aturan dan ada petugas karantina kesehatan yang mengawasi.
"Mekanisme atau lokasinya bisa di hotel karantina, bisa di tempat yang ditunjuk atau terpusat, ya prinsipnya ada karantina dan ada yang memantau dengan masa yang sama semuanya," tegasnya.
Dia juga meminta transparansi dan ketegasan pemerintah terkait mekanisme karantina demi meningkatkan kepercayaan publik terhadap pandemi Covid-19.
"Supaya lebih meningkatkan kepercayaan dan partisipasi aktif masyarakat, ini juga kewajiban sosial kita pada publik," tutur Dicky.
Sebelumnya, musisi Ahmad Dhani dan istrinya, Mulan Jameela beserta anak-anaknya Al, El dan Dul dikabarkan tidak menjalani karantina usai pulang dari Turki.
Kabar itu diungkap oleh Adam Deni yang mendapat keterangan dari seseorang lewat DM di Instagram.
Baca Juga: Keluarga Ahmad Dhani Dan Mulan Diduga Kabur Karantina, Epidemiolog: Denda Harus Berlipat
Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan pihaknya memang bisa memberikan diskresi bagi seorang pejabat publik, yakni Mulan Jameela istri Dhani yang juga anggota DPR RI untuk tidak menjalani karantina di hotel atau tempat karantina terpusat, melainkan karantina mandiri di rumah pribadi.
Namun, hingga saat ini Satgas belum menindaklanjuti dugaan pelanggaran karantina yang dilakukan oleh Dhani dan Mulan.
Berita Terkait
-
Keluarga Ahmad Dhani Dan Mulan Diduga Kabur Karantina, Epidemiolog: Denda Harus Berlipat
-
Soal Karantina Anggota DPR, Ferdinand Hutahaean: Mulan Jameela dan Keluarga Harus Dipidana
-
Mulan Jameela Disebut Tak Punya Solidaritas, Epidemiolog: Menkes Saja Karantina
-
Tak Jalani Karantina Pulang dari Turki, Grace Natalie Sindir Ahmad Dhani dan Mulan Jameela
-
Bersahabat Lama, Ini yang Tidak Disuka Andra Ramadhan dari Ahmad Dhani
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!