Dalam kesempatan sama, Sekjen Kemensos Harry Hikmat mengaku bangga dengan ide brilian dari Mensos Risma. Selama ini menurut Harry Hikmat perlu terobosan dalam penanganan berbagai masalah warga yang terjadi di beberapa lokasi berbeda.
“ Command center berfungsi sebagai media terintegrasi menampung pengaduan masyarakat serta menyalurkannya kepada para pemangku kepentingan untuk segera mendapatkan solusi. Karena di sini merupakan pusat komando untuk merespon kejadian bencana ataupun permasalahan sosial lainnya,” katanya.
Command center didesain untuk melayani berbagai laporan masyarakat tentang kedaruratan dari masalah konflik sosial, bencana alam, bantuan sosial yang tidak tepat sasaran ataupun masalah kedaruratan lainnya.
Pelatihan petugas command center dilaksanakan pada 16-19 Desember 2021, di Gedung Aneka Bhakti Cawang Kencana, Jakarta Timur. Para petugas command center telah mengikuti asesmen psikologis hasil kerjasama Kementerian Sosial dengan LP3T Unair Surabaya.
Total petugas command center Kementerian Sosial yang akan mengikuti pelatihan 63 orang. Yakni dari Unit Kerja Eselon I Sekretariat Jenderal sebanyak 11 orang, Inspektorat Jenderal 8 orang, Direktorat Jenderal Penanganan Fakir Miskin 10 orang, Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial 8 orang, Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial 11 orang, Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial 9 orang dan Badan Pendidikan, Penelitian, dan Penyuluhan Sosial 6 orang.
Berita Terkait
-
HKSN 2021, Kemensos Libatkan Masyarakat dan Pilar Sosial Gelar Kerja Bakti
-
Mohon Kekuatan dan Perlindungan, Mensos Gelar Doa Bersama Pemuka Agama
-
Kunjungi Santri-santri Korban Perkosaan di Bandung, Mensos Siapkan Berbagai Bantuan
-
Mensos Berikan Pelatihan Kewirausahaan kepada Pemuda Papua
-
Matangkan Persiapan, Kemensos Gelar Rapat Pleno Jelang Peringatan HKSN 2021
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Mudik Aman dan Nyaman, BPJS Kesehatan Sediakan Layanan Gratis Bagi Pemudik
-
Siti Maimunah: Perlawanan Perempuan di Lingkar Tambang Adalah Politik Penyelamatan Ruang Hidup
-
Jusuf Kalla Ingatkan Dampak Perang Iran-Israel, Subsidi Energi dan Rupiah Terancam
-
Singgung KUHAP Lama, Kejagung Buka Peluang Kasasi atas Vonis Bebas Delpedro Cs
-
Selama Ramadan, Satpol PP DKI Temukan 27 Tempat Hiburan Malam Langgar Jam Operasional
-
Komnas HAM: Teror Air Keras ke Andrie Yunus Serangan terhadap HAM
-
Pecah Kongsi! AS Beri Waktu Seminggu ke Israel Selesaikan Perang Lawan Iran