Suara.com - Kasus positif Covid-19 di Indonesia per Sabtu (18/12/2021) bertambah 232 orang. Dengan demikian, total kasus positif di Indonesia keknian mencapai 4.260.380 orang.
Data tersebut disajikan oleh Satuan Tugas Penanganan Covid-19. Data diperbarui setiap harinya pada pukul 12.00 WIB.
Terdapat 6 kasus aktif yang dilaporkan pada hari yang sama. Angka tersebut menambah jumlah kasus aktif Covid-19 menjadi 4.918 orang.
Sementara itu, sebanyak 214 kasus sembuh tercatat di hari yang sama. Sejauh ini angka kasus kesembuhan di Indonesia mencapai 4.111.464 orang atau 96,5 persen.
Dapat disayangkan kalau kolom untuk angka kasus meninggal dunia masih terisi hingga saat ini. Setidaknya terdapat penambahan sebanyak 12 kasus meninggal dunia.
Total sebanyak 143.998 kasus meninggal dunia di Indonesia akibat Covid-19.
Lebih lanjut, jumlah orang yang diperiksa saat ini bertambah 216.405 dengan rincian yang tes cepat molekuler (TCM) dan polymerase chain reaction (PCR) berjumlah 31.742. Sedangkan yang menggunakan tes antigen berjumlah 184.663 orang.
Di samping itu, jumlah spesimen yang diperiksa berjumlah 312.019. Sejauh ini jumlah spesimen yang diperiksa mencapai 59.964.823 orang.
Baca Juga: Omicron Masuk Indonesia, Kepala BKPM: Kepercayaan Investor Masih Tinggi
Berita Terkait
-
Kasus Omicron di Indonesia Bertambah, 2 Orang Positif Baru Pulang dari Negara Ini
-
Omicron Masuk Indonesia, Kepala BKPM: Kepercayaan Investor Masih Tinggi
-
Soal Penundaan Umrah Buntut Omicron, DPR: Kita Harus Utamakan Kesehatan dan Keselamatan
-
Studi: Suntikan Booster Turunkan Risiko Infeksi Covid-19 pada Lansia
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Mengenal Gajah Juanda, Saat Trotoar Bogor Menjadi Arena 'Skakmat' di Tengah Deru Kota
-
Sebut Rencana Pramono Anung Ini 'Lucu', Kevin Wu PSI: Rakyat Bisa Antipati ke Partai Politik
-
JK Diserang Usai Senggol Ijazah Jokowi, Jubir Bongkar Motif Upaya Pembungkaman
-
Dapat Kejutan Ultah di DPR, Titiek Soeharto Senyum-senyum Ditanya Ucapan 'Spesial' dari Prabowo
-
PSI Usul Cara Lain Tambah PAD Jakarta, Tak Perlu Jual Nama Halte ke Parpol
-
Perkuat Otot Militer, RI-AS Resmi Bentuk MDCP: Fokus Teknologi Bawah Laut
-
Iran Desak PBB Beri Sanksi Ganti Rugi Materiil dari Bahrain Hingga Yordania
-
Minyak Dunia Tembus USD 110, Subsidi RI Terancam Bengkak Rp79 Triliun
-
Profil Pete Hegseth: Menteri Perang AS yang 'Membenci' Islam, Punya Tato Kafir
-
Sambil Menangis, Aboe Bakar PKS Minta Maaf ke Ulama dan Warga Madura Terkait Isu Narkoba