Suara.com - Hujan lebat yang disertai angin puting beliung melanda wilayah Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, mengakibatkan belasan rumah warga di Desa Ganti, Kecamatan Praya Timur rusak pada Sabtu (18/12/2021) malam pukul 21.00 WITA.
"Rumah warga mengalami rusak berat dan ringan setelah disapu angin puting beliung tadi malam," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Tengah, Ridwan Makruf di Praya, Minggu (19/12/2021).
Selain merusak rumah warga, dalam peristiwa bencana alam tersebut mengakibatkan dua warga mengalami luka-luka akibat terkena reruntuhan rumahnya.
"Warga yang terluka telah dirawat di Puskesmas setempat," katanya.
Dari data sementara jumlah rumah warga yang rusak berat sebanyak 5 rumah dan rusak ringan sekitar belasan rumah.
"Ini data sementara, kerugian material masih didata," katanya.
Usai kejadian pihaknya yang mendapatkan informasi langsung turun mengecek kondisi warga dan memberikan bantuan logistik kepada warga yang terdampak. Sedangkan untuk kebutuhan lainnya masih menunggu hasil pendataan yang telah dilakukan.
"Tim akan kembali turun untuk mengecek apa yang menjadi kebutuhan mendasar masyarakat," katanya.
"Untuk sementara warga masih mengungsi di rumah keluarganya, karena kondisi rumah mereka masih rusak," katanya.
Baca Juga: Kilas Kisah Warga Lombok Jadi PMI Ilegal, Rejeki Tak Dapat, Nyawa Melayang
Dengan adanya kejadian ini pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dampak curah hujan tinggi yang disertai angin kencang yang dapat menimbulkan banjir, tanah longsor.
"Kita imbau masyarakat untuk tetap waspada dampak cuaca ekstrem yang terjadi di akhir Desember 2021 ini," katanya.
Sebulan yang lalu, kejadian angin puting beliung juga mengakibatkan puluhan rumah warga di Desa Bangkat Parak dan Desa Kidang, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, rusak berat dan ringan. (Sumber: Antara)
Berita Terkait
-
Kilas Kisah Warga Lombok Jadi PMI Ilegal, Rejeki Tak Dapat, Nyawa Melayang
-
Truk Proyek Mandalika Tabrak Toko Hingga Lindas 4 Motor di Lombok Tengah
-
Madiun Diterjang Angin Puting Beliung, BNPB: Tujuh Orang Terluka
-
Terjangan Puting Beliung Meluluhlantakkan Rumah Warga Kota Madiun
-
Bocah Penjual Gelang Mandalika yang Diviralkan Scott Redding Malu Jadi Terkenal
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!