Pada 2008, Siti Fadilah merilis sebuah buku bertajuk “Saatnya Dunia Berubah! Tangan Tuhan di Balik Virus Flu Burung”. Dalam buku tersebut ia menjelaskan bagaimana konspirasi Amerika Serikat dan WHO yang mengembangkan virus flu burung sebagai senjata biologis.
Tersandung Berbagai Kontroversi
Eks Menteri Kesehatan Siti Fadilah terlibat dalam sejumlah kontroversi. Ia divonis 4 tahun penjara atas tindak pidana korupsi pengadaan alat kesehatan tahun 2005 dengan menerima gratifikasi yang merugikan keuangan negara sebesar Rp 6,1 miliar.
Selain itu kontroversi terbarunya adalah saat ia angkat bicara terhadap pandemi Covid-19 yang melanda dunia. Siti Fadilah menyarankan Indonesia tidak menggunakan vaksin dari perusahaan yang ada ikatan dengan Bill Gates. Dengan kontroversinya saat menyoroti kasus Covid-19, ia dianggap sebagai ratu konspirasi oleh warganet.
Meski demikian, ia tidak ambil pusing dengan julukan tersebut dan memutuskan tetap mengedukasi dan membantu penanganan pandemi Covid-19.
Demikian adalah profil Siti Fadilah Supari, Eks Menteri Kesehatan yang dikenal akan kontroversinya.
Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat
Berita Terkait
-
Siti Fadilah Sebut Varian Omicron Didramatisasi, Seberapa Menular Sih Sebenarnya?
-
Balas Ucapan Siti Fadilah Sebut Omicron Didramatisir, Satgas Covid Ungkit Pidato Jokowi
-
Kemenkes Bantah Eks Menkes Siti Fadilah Soal Omicron Didramatisasi
-
Viral Siti Fadilah Sebut Kemunculan Omicron Didramatisasi, Begini Penjelasan WHO
-
Sebut Omicron Tak Berbahaya, Siti Fadilah: Didramatisasi Gitu Kayaknya
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Geledah Rumah Bupati Tulungagung dan Ajudannya, KPK Temukan Dokumen Alat Tekan
-
Iran Tuntut Keadilan Dunia Atas Pembunuhan Pejabat Akibat Serangan Militer Israel
-
Kelola Selat Hormuz, Iran Proyeksikan Pendapatan Hingga Rp258 Triliun
-
Tak Ingin Publik Curiga, TB Hasanuddin 'Wanti-wanti' Sidang Militer Kasus Andrie Yunus Harus Terbuka
-
Kawal Kasus di UI, Menteri Brian Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Pelecehan Seksual
-
Kisi-kisi Negosiasi AS - Iran di Pakistan Putaran Kedua
-
Tak Lagi Gratis, Pemprov DKI Bakal Atur Ulang Skema Pajak Kendaraan Listrik
-
Ikan Sapu-Sapu Jakarta Bisa Pupuk Organik, KKP Ingatkan Bahaya Jika Dikonsumsi
-
Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark
-
Pemerintah AS Kaji Ulang Aturan Daur Ulang Plastik, Lingkungan Terancam?