Suara.com - Seorang cewek mengenang peristiwa buruk dalam hidup saat kakinya diamputasi. Ia dengan tegar menceritakan nasib kakinya yang sempat dibawa sang ayah.
Cerita ini dibagikan oleh akun TikTok @bebasberkomentar. Dalam video, cewek ini menjawab salah satu pernyataan warganet mengenai nasib kaki setelah diamputasi.
"Kak mau tanya, kan dipotong amputasi terus kakinya dikemanain? Maaf tanya-tanya, tapi bukan menghina," tulis warganet dalam video tersebut seperti dikutip Suara.com, Rabu (22/12/2021).
Cewek ini kemudian menjelaskan kakinya yang sudah diamputasi langsung dibungkus oleh dokternya. Selanjutnya, bagian tubuh itu diserahkan oleh keluarga sang cewek, yakni ayahnya.
"Kaki aku itu habis operasi langsung dokter bungkus pakai kain kafan, terus pakai kardus ditutup gitu. Udah tinggal bawa aja. Terus waktu itu dibawa sama papah aku pulang," jelas cewek ini.
Sang cewek lantas menceritakan salah satu momen memilukan saat dirinya harus kehilangan kakinya. Momen ini adalah saat ayahnya harus membawa kakinya pulang ke rumah seorang diri.
Perjalanan itu rupanya begitu menghancurkan ayahnya. Cewek ini mengungkap ayahnya sampai menangis histeris di dalam bus saat harus membawa pulang kaki putrinya.
Padahal, cewek ini mengakui tidak pernah melihat ayahnya menangis satu kalipun sepanjang hidup. Namun, sang ayah rupanya tidak bisa menahan sakit saat melihat putrinya harus kehilangan kakinya.
"Sedihnya itu papah aku gak pernah nangis pas aku belum amputasi atau pas kejadian. Mungkin karena memang laki-laki itu kan kuat gitu ya. Aku gak pernah lihat papah nangis," ungkapnya.
Baca Juga: Melaju Kencang saat Banjir, Mobil Ini Bikin Tukang Sayur Beserta Gerobaknya Terjungkal
"Tapi katanya pas waktu pulang, kan papah itu pulangnya naik bis ya sambil bawa kardus isinya kaki aku gitu. Ternyata dia selama di perjalanan nangis banget," sambungnya.
Saking sedihnya, ayah cewek itu sampai tidak bisa berhenti menangis di bus. Kejadian itu sampai membuat seluruh penumpang menghampirinya dan bertanya.
"Nangis sejadi-jadinya gitu. Sampai satu bis itu nanyain kenapa katanya. Cuma papah aku gak bisa bilang apa-apa gitu, cuma nangis aja gitu," cerita cewek ini.
Sesampainya di rumah, sang ayah bersama ustaz dan para tetangga langsung menguburkan kakinya. Sang cewek menjelaskan kakinya itu dikuburkan di dekat kuburan kakeknya.
"Sedih sih pas sewaktu udah sampai rumah langsung dikuburin sama ustaz, sama tetangga-tetangga aku juga di rumah. Langsung dikuburin pakai patok. Sampai sekarang juga masih ada kuburannya di deket kuburan kakek aku," pungkasnya.
Cerita memilukan cewek ini langsung dibanjiri simpati oleh warganet. Mereka menuliskan dukungan sampai doa kepada sang cewek yang tetap terlihat tegar meski kehilangan anggota tubuhnya.
"Ya Allah nyesek banget pasti, gimana rasanya bawa kaki anaknya sendiri di dalam kardus dalam keadaan terpisah," komentar warganet.
"Seorang ayah tidak akan pernah menunjukkan air matanya di depan putri tersayangnya. Walaupun di belakang hatinya sangat hancur ngelihat keadaan putri kesayangannya," ungkap warganet.
"Tetap semangat dan jangan menyerah," dukung warganet.
"Tetap semangat kakak. Semoga Allah senatiasa selalu memberi kakak kebahagiaan," doa warganet.
"Semangat cantik. Kuat banget kamu ceritain dengan tegar. Padahal udah gak kuat mau nangis, tapi hebat masih bisa ditahan," puji warganet.
"Semangat mbak. Abangku juga diamputasi di bawah lutut tapi sekarang dia udah pakai kaki palsu dan dia belum berdamai dengan diri sendiri," curhat warganet.
Video ini bisa disaksikan di sini.
Video yang mungkin Anda lewatkan:
Berita Terkait
-
Melaju Kencang saat Banjir, Mobil Ini Bikin Tukang Sayur Beserta Gerobaknya Terjungkal
-
Kakek Ini Teriak Luapkan Amarah di Tengah Banjir Cijayanti Bogor
-
Pesta Pernikahan Unik, Pasangan Pengantin Ini Bahagia Naik Buldoser Bareng
-
Curhat Wanita Harus Menabung Setahun demi Perawatan di Salon, Perjuangannya Bikin Salut
-
Cewek Sanggul Rambut Jadi Pohon Natal Bikin Bengek: The Real Jambul Khatulistiwa
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Kejagung Tetapkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO, Kerugian Negara Capai Rp 14 Triliun
-
Jabbar Idris Buka Muswil PPP Sulbar, Konsolidasi Partai Didorong Menuju Pemilu 2029
-
Prihatin atas Pengunduran Diri Uskup Bogor, Umat Katolik Gelar Aksi di Kedutaan Vatikan
-
Cegah Penyakit Sejak Dini, Menkes Budi Tekankan Pentingnya Cek Kesehatan Rutin untuk Pekerja
-
Bertemu Mensos, Rieke Diah Pitaloka Dorong Akurasi Data Tunggal Nasional
-
Mensos Gus Ipul: BPJS PBI Pasien Penyakit Kronis Aktif per Hari Ini
-
Silaturahmi dengan Ulama Aceh, Kasatgas Tito: Pentingnya Dukungan Spiritual bagi Korban Bencana
-
Pemerintah Salurkan Bantuan Beras dan Minyak Selama Ramadan, 35 Juta Keluarga Jadi Sasaran
-
Iuran Rp17 Triliun! Masyumi Beri Syarat Ketat ke Prabowo Soal Gabung 'Board of Peace' Donald Trump
-
Lampu Hias Semanggi Tiga Kali Raib, Pramono Bongkar Biang Keladi Lemahnya Pengawasan di Jakarta