Suara.com - Wakil Presiden Ma’ruf Amin, yang juga Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI), mengimbau seluruh pondok pesantren di berbagai daerah untuk dapat mempersiapkan sosok dengan pemahaman agama atau ulama yang alim.
Apabila para ulama meninggal, maka ilmu agamanya tidak akan tertinggal di dunia, sehingga harus ada pengganti ulama, katanya di Pondok Pesantren Muhammadiyah Sabilil Muttaqien, seperti dipantau dari siaran Youtube Otoritas Jasa Keuangan (OJK) TV, Kamis.
"Kalau ulama meninggal, ilmunya tidak ditinggal (tapi) dibawa. Kalau tidak ada pengganti, maka ini bahaya, tidak ada penerus. Kalau sampai tidak tersisa orang alim, maka orang akan mengambil pemimpin-pemimpin yang bodoh, yang tidak paham jadi pemimpin," kata Ma’ruf Amin di Lampung, Kamis (23/12/2021).
Dia menyebut pondok pesantren sebagai tempat untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang paham ajaran agama. Sehingga, Ma’ruf Amin mendorong lembaga pendidikan Islam pesantren untuk dapat menciptakan ulama alim, dengan pemahaman agama Islam secara baik dan benar.
"Kalau ditanya, (lalu) dia memberi fatwa tanpa ilmu, maka mereka sesat dan menyesatkan. Ini bukan (saya) sebagai Wapres, ini (sebagai) Ketua MUI. Jadi harus ada pengganti, kaderisasi. Jangan sampai fatrah namanya, kehilangan ulama," jelasnya.
Selain itu, Wapres juga meminta seluruh pesantren untuk menjalankan fungsinya sebagai pusat pemberdaayaan masyarakat, seperti diatur dalam Undang Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren.
"Saya kira pesantren ini harus menjadi pusat pemberdayaan masyarakat, sehingga sesuai UU Pesantren, pesantren punya fungsi sebagai pusat pendidikan, sebagai pusat dakwah dan pemberdayaan ekonomi masyarakat," katanya.
Untuk menjalankan fungsi pemberdayaan masyarakat tersebut, Pemerintah telah mendorong pembentukan Bank Wakaf Mikro (BWM) di sejumlah pesantren di daerah.
Wapres berharap pesantren yang telah memiliki BWM untuk dapat memelihara lembaga keuangan mikro syariah tersebut dengan baik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar pesantren.
Baca Juga: Wapres Maruf Amin: Kita Sudah Tercoreng, Pesantren Kok Melakukan Kekerasan Seksual
"Saya harap BWM ini dikelola dengan baik. Ini amanat, supaya jangan sampai ada ketidakpercayaan pada pesantren. (Jangan sampai) Diberi amanah, bukannya berkembang, malah habis," ujar Wapres. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
6 HP Murah dengan Kamera Terbaik Januari 2026, Harga Mulai 2 Jutaan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
Terkini
-
Indonesia Dilanda 2.139 Bencana di 2025: Didominasi Banjir dan Tanah Longsor
-
Prabowo ke Siswa Sekolah Rakyat: Bukan Salah Orang Tuamu, Memang Negara Belum Mampu Beri Terbaik
-
Rismon Desak Klarifikasi Jujur Usai Eggi Sudjana Disebut Minta Maaf dan Rangkul Jokowi di Solo
-
Bivitri Susanti Nilai Pilkada Tidak Langsung Berisiko Membuat Pemimpin Abai ke Rakyat
-
Fakta di Balik Siswa Sekolah Rakyat: 67 Persen dari Keluarga Berpenghasilan di Bawah Rp1 Juta
-
Pelapor Kasus Fitnah Ijazah Palsu Jokowi Dipanggil Polda, Laporan Eggi Sudjana Dicabut?
-
Tok! Hakim Tolak Eksepsi Nadiem Makarim, Sidang Korupsi Chromebook Lanjut ke Pokok Perkara
-
Pakar: Laporan Terhadap Pandji Pragiwaksono Salah Alamat, Ini Alasannya!
-
KPK Tetapkan Gus Yaqut Jadi Tersangka Kasis Kuota Haji, Maman PKB: Harus Diusut Tuntas
-
Soal Pandji Pragiwaksono Dipolisikan, Garin Nugroho Singgung Mental Kerdil Hadapi Kritik