Suara.com - Laporan pertanggungjawaban atau LPJ Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sudah disampaikan Said Aqil Siradj selaku ketua umum di hadapan muktamirin atau peserta Muktamar NU ke-34 di UIN Raden Intan, Bandar Lampung, Kamis (23/12/2021). Laporan itu juga sudah dinyatakan diterima.
Dalam laporan di bidang keuangan, Said membeberkan situasi atau kondisi keuangan PBNU selama periode kepemimpinannya antara 2015-2021.
Said menjelaskan, apa yang dibeberkannya soal keuangan tersebut dapat dipertanggungjawabkan. Pasalnya PBNU menggunakan jasa auditor independen dalam prosesnya.
"PBNU telah menyewa lembaga auditor independen untuk mengaudit laporan keuangan PBNU. Laporan keuangan PBNU setiap tahun berdasarkan auditor independen terkait Laporan Penerimaan dan Pengeluaran PBNU," kata Said.
Dalam akhir penyampaian laporannya tersebut, Said mengharapkan NU tetap eksis dan akan selalu membaktikan diri untuk membangun masyarakat meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraannya.
"Semoga laporan pertanggungjawaban ini dapat menjadi bahan evaluasi dan titik pijak bagi Nahdlatul Ulama dalam upaya untuk terus meningkatkan performa organisasi untuk sebesar-besar kemanfaatan bagi nahdliyin khususnya, dan bagi bangsa Indonesia serta peradaban dunia,” tandasnya.
Adapun paparan keuangan yang disampaikan sebagai berikut:
- Tahun 2015 Saldo Rp. 1,698,939,065. Penerimaan: Rp. 19,350,256,694. Pengeluaran: Rp. 19,427,631,464
- Tahun 2016 Saldo Rp. 1,621,564,295. Penerimaan: Rp. 15,622,017,500. Untuk Pengeluaran: Rp. 15,317,470,566
- Tahun 2017 Saldo: 1,926,111,229 Rp. Penerimaan: Rp. 17,265,799,723. Pengeluaran: Rp. 13,557,714,869
- Tahun 2018. Saldo: Rp. 5,634, 196,083 Penerimaan: Rp.12.780.689.985, Pengeluaran: Rp. 13,846,845,202
- Tahun 2019. Saldo Rp. 4,568,040,865 Penerimaan: Rp. 36,227,946,061. Pengeluaran: Rp. 34,256,914,575
- Tahun 2020. Saldo Rp. 6,539,072,352. Penerimaan: Rp. 15,223,873,741. Pengeluaran: Rp. 11,492,605,687
- Tahun 2021. Saldo Rp. 10,270,340,406. Penerimaan Rp 9,439,475,710. Pengeluaran Rp. 11,421,520,578
- Saldo Akhir sampai tahun 2021 adalah Rp. 8,288,295,578
Berita Terkait
-
Beberkan LPJ di Muktamar NU ke-34, Said Aqil Jamin Pesantren NU Tak Disusupi Paham Radikal
-
Pleno Muktamar NU ke-34, 25 PWNU Sepakat 'Stop' Kiai Said, Rais Aam Tetap Kiai Miftach
-
Tatib Selesai Dibahas, Begini Mekanisme Pemilihan Ketum PBNU di Muktamar ke-34
-
Hari Ini Pemilihan Ketum PBNU, 2 Kubu Kandidat Saling Klaim Dapat Dukungan Terbanyak
-
Panitia Muktamar ke-34 NU Bantah Pernyataan Gus Ipul Soal Masalah Registrasi Online
Terpopuler
- 7 HP Baru Paling Murah Rilis Awal 2026, Fitur Canggih Mulai Rp1 Jutaan
- 6 Mobil Hybrid Paling Murah dan Irit, Cocok untuk Pemula
- 7 HP Terbaru di 2026 Spek Premium, Performa Flagship Mulai Rp3 Jutaan
- Pendidikan dan Karier Wakil Bupati Klaten Benny Indra Ardhianto yang Meninggal Dunia
- Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Pilihan
-
Hasil Uji Coba: Tanpa Ampun, Timnas Indonesia U-17 Dihajar China Tujuh Gol
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
Terkini
-
Minggu Pagi Berdarah di Jaksel, Polisi Ringkus 6 Pemuda Bersamurai Saat Tawuran di Pancoran
-
Masa Depan Penegakan HAM Indonesia Dinilai Suram, Aktor Lama Masih Bercokol Dalam Kekuasaan
-
Anggota DPR Sebut Pemilihan Adies Kadir sebagai Hakim MK Sesuai Konstitusi
-
Google Spil Tiga Jenis Kemitraan dengan Media di HPN 2026, Apa Saja?
-
KBRI Singapura Pastikan Pendampingan Penuh Keluarga WNI Korban Kecelakaan Hingga Tuntas
-
Survei Indikator Politik: 70,7 Persen Masyarakat Dukung Kejagung Pamerkan Uang Hasil Korupsi
-
Geger Pria di Tambora Terekam CCTV Panggul Karung Diduga Isi Mayat, Warga Tak Sadar
-
Menkomdigi Meutya Minta Pers Jaga Akurasi di Tengah Disinformasi dan Tantangan AI
-
Megawati Terima Doktor Kehormatan di Riyadh, Soroti Peran Perempuan dalam Kepemimpinan Negara
-
Survei Indikator: Kepuasan Publik atas MBG Tinggi, Kinerja BGN Jadi Penentu Keberlanjutan