"Kalau enggak bohong, bawa sini dulu uang buat bayar yang tadi 310 ribunya baru aku kasih," ucap penjual pulsa minta ibu tersebut untuk membayar pulsanya.
Penjual pulsa ini semakin lama semakin jengkel kepada kelakuan ibu-ibu tersebut yang tetap beralasan bahwa itu merupakan suaminya dan tidak mau membayar pulsa.
Ibu itu juga terlihat gelisah dan linglung. Tak hanya itu, ibu itu tampak marah-marah ketika mencoba menelepon kembali orang yang disebut sebagai suaminya.
Penjual ini lalu memberi peringatan untuk berhati-hati jika menemui pembeli seperti ibu itu.
"Buat kalian yang nemu pembeli seperti ini, jangan dijualin terus menerus, karena kasian yang kena hipnotis, dan kita sendiri juga kasian. belum tentu pas ia sadar mereka mau bayar kita. ujung-ujungnya kita yang rugi," tulisnya.
Meski penjual pulsa itu menduga bahwa ibu tersebut kena hipnotis, warganet justru merasakan kejanggalan bahwa ibu itu sekomplotan dengan si penelepon.
"Bayar dulu pulsa 310 rb yang diisi tadi nenek peyot.. Pura-pura ngelak disuruh bayar, padahal sekomplotan," tulis salah seorang warganet di kolom komentar.
"itu bukan hipnotis tapi kerja sama," ujar salah satu warganet.
"fix kerja sama. kalo dia ngeyel. persis kejadian di tempat saya. beda cerita kalo yang kena hipnotis dikasih tau tapi ngeyel," tulis warganet.
Baca Juga: Tuai Pujian, Wanita Ini Belikan Minuman untuk Sosok di Balik Badut Masha yang Kelelahan
"kalo dihipnotis, ga mungkin ditelfon balik setelah hpnya mati, kecuali dari sana yang telfon ibu lagi. kesimpulan: kemungkinan komplotan," komentar warganet.
"ini mah ibunya yang ngeyel bukan dihipnotis juga," sahut warganet lain.
"antara kena hipnotis atau kerja sama," imbuh yang lain.
Berita Terkait
-
Momen Pria Berlutut Melamar Pacar Ini Jadi Sorotan, Endingnya Bikin Ikut Panik
-
Diduga Lecehkan dan Aniaya Wanita karena Muntah di Mobil, Sopir GrabCar Kini Diburu Polisi
-
Tuai Pujian, Wanita Ini Belikan Minuman untuk Sosok di Balik Badut Masha yang Kelelahan
-
Heboh Foto Oknum Berseragam Bawa Senapan, Diduga Tembak Seekor Anjing
-
Bapak Niat Foto Minuman Estetik, Anak Malah Berbuat Begini, Publik: Langsung Coret dari KK
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
KPK Geledah Rumah Anggota BPK Bobby Rizaldi, Dalami Kasus Dugaan Suap di Muara Enim
-
Kuntadi Masuk Bursa Jampidsus usai Febrie Adriansyah Mundur, Kejagung Belum Tahu?
-
Benarkah E-Voting untuk Pemilu Rawan Manipulasi? Pakar IT Ungkap Keunggulan Kertas Suara Manual
-
Sapa Jaksa Agung 'Kakak Asuh', Kapolri Dikritik: Sejak Kapan Jadi Subordinat?
-
Rumor Kuntadi Jadi Jampidsus Mencuat, Jaksa Agung Beri Respons Singkat
-
Tak Percaya Polri dan Kejagung, SEMA UGM Desak KPK Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Disimpan Dalam Koper President! Don Ritto Tak Berani Ungkap Pengusaha Pemilik Duit di Cafe de'Clan
-
MBG Jalan Lagi Meski Ada Kasus Korupsi, Akademisi Minta Tata Kelola Dibenahi
-
Roy Suryo Gugat Pasal Peretasan di Praperadilan, Tim Hukum Uji Bukti Lewat Komputer Pengadilan
-
Ledakan di MAN 3 Padang, Densus 88 Sebut Pelaku Terinspirasi Kasus Bom SMAN 72 Jakarta