Suara.com - Destinasi wisata pantai di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, mulai ramai dikunjungi warga pada libur Natal 2021.
Pantauan di hari Minggu (26/12/2021), meskipun masih pandemi Covid-19 wisatawan lokal dari berbagai daerah di pulau Lombok terlihat berdatangan menuju Pantai Kuta.
Mereka datang menggunakan sepeda motor dan ada juga yang datang secara rombongan bersama keluarganya dengan menggunakan mobil.
Arus lalu lintas dari Kota Praya menuju KEK Mandalika terpantau lancar, tidak ada terlihat antrean kendaraan, begitu juga cuaca terpantau cerah berawan.
Beberapa wisatawan terlihat sedang selfie menggunakan telepon seluler di di Pantai Kuta dan background plang bertuliskan "Kuta Mandalika" serta terlihat sebagian pengunjung sedang mandi di pantai.
Salah satu lengunjung, Eny warga Kota Praya mengatakan, dia bersama temannya sengaja datang berlibur di KEK untuk melihat keindahan Pantai Kuta.
"Kami ingin berlibur mumpung hari Minggu," katanya.
Alasanya memilih berlibur ke Pantai Kuta, karena jarak dari rumahnya sangat dekat, hanya butuh waktu 30 menit bisa sampai dan melihat langsung panorama keindahan pantai kuta yang memiliki pasir warna putih seperti bumbu merica.
"Selain dekat, seru aja kalau liburan ke Pantai dan bisa main air serta bisa datang melihat Sirkuit Mandalika," katanya.
Baca Juga: Eks Panglima TNI Ditunjuk Jokowi Jadi Komandan Lapangan MotoGP Mandalika 2022
Sebelumnya, Kapolres Lombok Tengah, AKBP Hery Indra Cahyono menyatakan, semua tempat wisata di daerah setempat akan dijaga ketat oleh polisi selama libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 dalam rangka mengantisipasi masuknya virus Omicron.
"Penjagaan itu untuk mengawasi penerapan protokol kesehatan Covid-19," kata AKBP Hery Indra Cahyono.
Selain melakukan penjagaan di tempat wisata, pihaknya bersama aparat gabungan juga akan melakukan penjagaan di beberapa titik untuk mengatur arus lalu lintas kendaraan serta penjagaan rumah ibadah atau gereja di Kota Praya.
Pada libur Natal dan Tahun Baru ini tidak menutup kemungkinan mobilitas warga untuk mengunjungi tempat wisata akan meningkat, sehingga untuk mencegah kerumunan pengawasan tetap dilaksanakan.
"Personel yang akan dikerahkan itu sekitar 150 anggota dibantu aparat TNI, SatPol PP serta Dinas Perhubungan," katanya.
Ia juga berharap masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan Covid-19 dengan tetap memakai masker dan cuci tangan serta menjaga jarak. Hal itu untuk mengantisipasi adanya lonjakan kasus baru Covid-19 di Lombok Tengah.
Tag
Berita Terkait
-
Eks Panglima TNI Ditunjuk Jokowi Jadi Komandan Lapangan MotoGP Mandalika 2022
-
Jalan Bypass BIL Mandalika Akan Diperbaiki Lebih Ramah Lingkungan
-
Panorama Alam Pantai Seger di Dekat Tikungan 10 Sirkuit Mandalika
-
Jokowi Beri Mandat Khusus ke Mantan Panglima TNI Jadi Korlap MotoGP Mandalika
-
Pengamanan Udara Kelas Dunia Disiapkan di Mandalika
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar