"Mbah, enggak boleh lewat sini. Panas mbak, masih panas. Enggak boleh lewat sini," pesan relawan wanita.
Namun, sang kakek lagi-lagi justru membantah. Ia menyebut akan mencari jalan lain dari arah berbeda. Hal itu membuat dirinya kembali ditegur sang relawan.
"Ya tak lewat sana," celutuk sang kakek.
"Yo tetep gak boleh. Pokoknya sana sama sini sudah diputus, gak boleh lewat, nggih," balas relawan.
Terakhir, warga dan relawan pun melepaskan sang kakek untuk kembali pulang ke rumah. Mereka mengingatkannya agar jangan mengulangi aksinya lagi.
"Untuk sementara belum boleh lewat dulu karena kadang (tanah) turun. Iya, jangan nakal ya mbah. Yang nakal pak polisi," pungkas sang relawan.
Aksi nekat sang kakek yang keluyuran di area berbahaya Gunung Semeru langsung ramai dikomentari warganet. Mereka menuliskan beragam komentar kocak sampai ikut menegur sang kakek yang bernama Ribut itu.
"Namanya aja udah Pak Ribut, pastinya selalu bikin ribut," celutuk warganet.
"Iya kadang harus diperlakukan kayak anak kecil biar ngeh," dukung warganet.
Baca Juga: Viral Curhat Pengunjung Taman Safari 'Terjebak' di Area Binatang Buas, Ternyata Gegara Ini
"Embah yang sehat ya mbak, biar bisa bikin ketawa relawan," komentar warganet.
"Antara kasihan dan ketawa," sahut warganet.
"Si mbah mau kemana mbah, tempatnya masih panas gitu, hati-hati mbah bahaya," pesan warganet.
"Ya Allah kaget aku bund, kirain bener mukul ternyata cuma canda dan mau nyelamatin embahnya. Sehat selalu," tambah yang lain.
"Hahaha simbahnya bandel tapi lucu juga, semangat para relawan," dukung lainnya.
Video ini bisa disaksikan di sini.
Video yang mungkin Anda lewatkan:
Tag
Berita Terkait
-
Viral Curhat Pengunjung Taman Safari 'Terjebak' di Area Binatang Buas, Ternyata Gegara Ini
-
Asyik Nobar Piala AFF, Aksi Bapak Ini Bikin Warganet Gemas: Besok Jangan Diajak Lagi
-
Pengusaha Asal Kaltim Bantu Korban Gunung Semeru, Beri Uang Ratusan Juta, Sembako dan Obat
-
Viral Detik-detik Satpam Tersambar Petir, Ledakan dan Percikan Api Bikin Ngeri
-
Gelar Pengajian untuk Doakan Kesembuhan Sang Idola, Aksi KPopers Tuai Perdebatan Warganet
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status "Cucu Nabi" Demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Tembus 1,14 Ton! Ini Penampakan Sapi 'Kang Jo' Lumajang yang Dibeli Prabowo dari Peternak Gen Z
-
Netanyahu Sebut Donald Trump Sepakat Iran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
-
Buntut Penjemputan Paksa Putri Ahmad Bahar, Komisi III Desak Usut Dugaan Intimidasi di Markas GRIB
-
Lukman Hakim Singgung Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi': Balas dengan Karya, Bukan Represif
-
Bongkar Horor Penjara Israel, Maimon Herawati: Relawan Disiksa, Dokter Tewas Diperkosa
-
Mendagri Tito: Mayoritas Wilayah Terdampak Banjir di Sumatera Berangsur Normal
-
Maimon Herawati Ungkap 'Silent Hero' di Balik Bebasnya 428 Relawan Global Sumud Flotilla
-
Janji Humanis Cuma Slogan? Aksi Kasar Satpol PP Usir Tukang Es Krim di CFD Jakarta Panen Kecaman
-
Sinyal Hijau Membawa Petaka? Menelusuri Penyebab Tabrakan Argo Bromo vs KRL di Bekasi Timur
-
Mangkir Dua Kali, Polisi Bakal Jemput Paksa Terduga Pelaku Pemerkosa Siswi SLB Kalideres