Suara.com - Sejak awal program vaksinasi Covid-19 satu tahun lalu, negara anggota Uni Eropa (UE) telah memvaksinasi penuh lebih dari dua pertiga populasi blok itu sebesar 67,8 persen. Demikian laporan Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa (ECDC) pada Senin (27/12/2021).
Menyadur laman kantor berita Anadolu, Selasa (28/12/2021), hingga saat ini, 710 juta suntikan vaksin telah diberikan selama vaksinasi di negara-negara Uni Eropa yang dimulai pada 27 Desember 2020, menurut data dari pusat tersebut.
Sebanyak 303 juta orang yang berada di dalam perbatasan Uni Eropa telah divaksinasi penuh hingga hari ini, di mana populasi di kawasan itu sekitar 450 juta orang.
Sekitar 327 juta orang, atau 72,2 persen dari populasi mereka, telah mendapatkan setidaknya satu dosis vaksin.
Setidaknya 104 juta orang yang tinggal di dalam perbatasan UE juga mendapat suntikan booster, atau sekitar 23 persen dari populasi blok itu.
Negara Uni Eropa dengan tingkat vaksinasi tertinggi saat ini adalah Denmark, dengan 83 persen orang yang sudah divaksinasi lengkap, diikuti oleh Portugal dengan 82,2 persen, Malta dengan 82 persen, Irlandia dengan 77 persen, Belgia dengan 76,1 persen, dan Spanyol dengan 74,9 persen.
Tingkat vaksinasi terendah terlihat di Eropa Timur.
Tingkat orang yang divaksinasi lengkap di Bulgaria hanya 27,1 persen, sementara di Rumania 40,1 persen, di Slovakia 47,4 persen, dan di Kroasia 51,7 persen.
Saat ini ada lima vaksin Covid-19 yang disetujui digunakan di wilayah Uni Eropa, yakni BioNTech-Pfizer, Moderna, AstraZeneca dan Johnson dan Johnson digunakan selama berbulan-bulan, sementara Novavax baru disetujui minggu lalu.
Baca Juga: Covid-19 Kembali Merebak Di China, Puluhan Pejabat Kena Sanksi
Sejak Desember 2019, pandemi ini telah merenggut lebih dari 5,4 juta nyawa di setidaknya 192 negara dan wilayah, dengan lebih dari 280 juta kasus dilaporkan di seluruh dunia, menurut Universitas Johns Hopkins AS. (Sumber: kantor berita Anadolu)
Berita Terkait
-
Covid-19 Kembali Merebak Di China, Puluhan Pejabat Kena Sanksi
-
Australia Catat Kematian Pertama Akibat Varian Omicron
-
Ratusan Tenaga Medis Israel Jadi 'Kelinci Percobaan' Vaksin Covid-19 Dosis Keempat
-
Update COVID-19 Jakarta 27 Desember: Positif 42, Sembuh 88, Meninggal 0
-
Tambah 3 Kasus Terkonfirmasi Covid-19 di Kaltim, Ini 3 Daerah yang Masih Zona Hijau
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
Terkini
-
SPinjam Luncurkan JELAS TANPA JEBAKAN, Anda Bisa Pilih Pinjaman Daring Bunga Rendah dan Transparan
-
Fakta-fakta Penembakan Renee Good oleh Petugas ICE dan Gelombang Protes di AS
-
Seleksi PPPK Kemenag 2026: Prediksi Jadwal, Materi dan Tahapannya
-
SPPG Klarifikasi Video Viral MBG Bungkus Plastik
-
Dermaga Halte Buaran Diseruduk Kendaraan Pribadi, TransJakarta Koridor 11 Terpaksa Alihkan Rute
-
Cuaca Senin Pagi: Jakarta Dikepung Hujan Lebat dan Angin Kencang, Cek Daftar Wilayah Terdampak!
-
Laporan PRISM 2025 Sebut Jakarta Jadi Kota Paling Diminati Sepanjang 2025
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?