Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mencopot Direktur Operasional PT Transportasi Jakarta (TransJakarta). Prasetia Budi. Pencopotan dilakukan tak lama setelah terjadinya rentetan kecelakaan armada bus yang belakangan disorot publik.
Kepala Badan Pengawas Badan Usaha Milik Daerah (BPBUMD) DKI Jakarta Riyadi membenarkannya. Ia menyebut Prasetia kini telah digantikan oleh M Indrayana yang pernah menjabat Direktur Operasional Hutama Karya untuk mengisi kekosongan Direksi.
"Iya betul (Prasetia Budi dicopot). Pak M Indrayana betul (penggantinya). Kalau enggak salah dia pernah di Hutama Karya," ujar Riyadi saat dikonfirmasi, Selasa (28/12/2021).
Menurut Riyadi, pergantian terhadap Prasetia ini tidak berkaitan dengan rentetan kecelakaan yang membuat TransJakarta diaudit oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Pencopotan terhadap Praseta dilakukan setelah melakukan evaluasi.
"Hasil evaluasi panjang ya, setelah melalui evaluasi untuk mendorong peningkatan kinerja dan kualitas layanan perlu ada penyegaran," jelasnya.
Selain itu, Indrayana disebutnya belum tentu mendapatkan posisi Direktur Operasional. Nantinya, akan ada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar 30 Desember mendatang untuk menentukan jabatan direksi.
"Belum tentu. Kalau kita sih pengennya yang operasional yang lebih paham banget TransJakarta lah," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Siap Gugat Revisi UMP, Apindo: Kalau Pak Gub Langgar PP, Kami Juga Bisa Langgar Pergub
-
Kasih Bonus Atlet Berprestasi di PON XX dan Peparnas XVI, Anies Minta Diinvestasikan
-
Survei Capres 2024: Anies Baswedan Melejit Dipasangkan dengan Prabowo
-
Viral Profil Giring Dikeluarkan dari Kampus, Anis Baswedan Salah Satu Dosennya
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam
-
Kritik Tajam ke Prabowo Soal IKN: Politisi PDIP Minta Stop Pembangunan Baru, Fokus Ini!