Suara.com - Dukungan terhadap tokoh-tokoh yang dinilai punya potensi untuk maju pilpres 2024 semakin santer diperlihatkan di hadapn publik.
Setelah muncul dukungan untuk Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, Puan Maharani, Anies Baswedan dan beberapa tokoh lainnya. Kini muncul suara-suara yang menginginkan Amien Rais untuk ikut berlaga di pilpres 2024.
Melansir Wartaekonomi.co.id -- jaringan Suara.com, Ketua Majelis Syura Partai Ummat tersebut didorong maju menjadi calon presiden (capres) untuk pilpres 2024 mendatang. Dorongan tersebut diketahui muncul dari internal Partai Ummat.
Hal itu disampaikan oleh Ketua Umum (Ketum) Partai Ummat Ridho Rahmadi dalam potongan video postingan di Instagramnya.
"Itu ketum kemarin keliling daerah, sekalian pelantikan, memang ada suara-suara dari bawah ingin Pak Amien Rais Presiden disampaikan ke ketum," ujarnya.
Adapun dalam postingan Ridho Rahmadi di Instagramnya itu, dia mengawalinya dengan mengkritisi ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold.
Ridho Rahmadi menyampaikan pernyataan itu di podium acara pelantikan pengurus DPW Partai Ummat Jawa Barat.
"Kemudian sistem demokrasi terutama untuk pemilihan Presiden, juga terkesan awur-awuran ada presidential threshold yang tinggi, 20 persen dari perolehan kursi ataupun 25 persen akumulasi suara nasional," jelas Ridho Rahmadi.
"Jika partai ingin mencalonkan Presiden harus berbasis Pemilu 2019 tidak masuk akal," sambungnya.
Baca Juga: Survei Terbaru, Elektabilitas Ganjar Pranowo di Bursa Capres 2024 Berada di Posisi Pertama
Oleh karena itu, Ridho Rahmadi mengungkapkan rencana partainya untuk mengajukan judicial review ke Mahkamah Konstitusi (MK).
"Dua klausul, klausul pertama adalah presidential threshold agar 0 persen. Klausul kedua bahwa pencapresan berbasis hasil Pemilu 2019 itu yang akan kita sasar," tegas Ridho Rahmadi.
"Jika Allah mengizinkan kenapa kita tidak bermimpi Amien Rais jadi presiden?" pungkasnya.
Sementara itu, Humas DPP Partai Ummat (PU) Mustofa Nahrawardaya tak menampik dorongan Amien Rais maju Pilpres 2024 mendatang
"Iya suara-suara dari bawah itu disampaikan ke ketum (Ridho Rahmadi, red), biasalah," tegas Mustofa Nahrawardaya, Minggu (26/12).
Berita Terkait
-
Survei Capres 2024: Anies Baswedan Melejit Dipasangkan dengan Prabowo
-
Mau Gugat Presidential Threshold, Partai Ummat: Kenapa Tak Mimpi Amien Rais Jadi Presiden?
-
Elektabilitas Survei Tak Jamin Ganjar, Anies, RK jadi Presiden 2024, Faktornya karena Ini
-
Puan Kalah Jauh, Ganjar Dinilai Bisa Amankan Suara Pemilih Internal dan Wilayah Basis PDIP
-
Survei Terbaru, Elektabilitas Ganjar Pranowo di Bursa Capres 2024 Berada di Posisi Pertama
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
11 Juta Peserta BPJS PBI Dinonaktifkan, PDIP: Keselamatan Rakyat Tak Boleh Dikalahkan Birokrasi!
-
Ingatkan Seluruh Kader Gerindra, Sugiono: Pejuang Politik Harus Bela Kaum Lemah dan Miskin
-
Terkuak! Cacahan Uang BI Awalnya Mau Dibuang ke Bantar Gebang
-
Gempa Pacitan Disebut Berada di Zona Megathrust, Pakar Tegaskan Tak Berdampak ke Sesar Opak di DIY
-
KPK Ungkap Tersangka dari Bea Cukai Sewa Safe House untuk Simpan Duit dan Barang
-
Wamensos Agus Jabo: Sekolah Rakyat Jadi Solusi Cegah Tragedi Siswa di Ngada NTT Terulang
-
Kemensos Bidik 400 Ribu Lansia dan Disabilitas Akan Dapat MBG
-
Santai Jelang Diperiksa Polisi, Haris Azhar: Klarifikasi Pandji Masih Tahap Ngobrol
-
Panik Gempa Dini Hari, Belasan Warga Bantul Luka-luka Akibat Terbentur saat Selamatkan Diri
-
Jaksa Sebut Temukan Bukti Tekanan Proyek Chromebook, Kesaksian PPK Berpotensi Beratkan Nadiem