Suara.com - Paket sembako dengan tas warna merah bergambar Puan Maharani dibagi-bagikan kepada sebagian warga Madura, Sabtu (1/1/2022).
Puan Maharani seorang politikus PDI Perjuangan yang sekarang menjadi ketua Dewan Perwakilan Rakyat.
Paket sembako yang dibagi-bagikan oleh tim relawan Puan Maharani sebanyak 10 ribu paket.
“Total paket sembako di Madura sebanyak 10 ribu paket bantuan bagi warga kurang mampu, tiap DPC PDI Perjuangan se-Madura, mendistribusikan 1.500 paket sembako. Sedangkan untuk relawan di setiap kabupaten mendistribusikan sebanyak seribu paket sembako,” kata Ketua Relawan Puan Maharani Pamekasan Shodik dalam laporan Beritajatim.
Pendistribusian paket sembako dari Puan Maharani dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah di Madura, mulai dari Kabupaten Bangkalan, Pamekasan, Sampang hingga Sumenep.
Relawan mengapresiasi Puan Maharani yang sudah memberikan bantuan kepada masyarakat kurang mampu di Madura, terutama yang tinggal di Pamekasan.
Jadi tanda tanya
Akhir tahun 2021 lalu terjadi polemik yang dipicu adanya surat edaran yang menyatakan anggota DPR Fraksi PDI Perjuangan wajib membagikan sembako yang dibungkus tas bergambar Puan Maharani kepada masyarakat di daerah pemilihan.
Dalam surat edaran disebutkan tas bergambar Puan Maharani sudah dibagikan Puan Maharani kepada anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR. Sembako harus diberikan langsung oleh anggota dan disebutkan sebagai ‘sumbangan Puan Maharani.’
Baca Juga: Puan: Sambut Tahun 2022 dengan Optimistis RI Bisa Keluar dari Pandemi
Menanggapi adanya surat edaran, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR Hendrawan Supratikno mengatakan fraksinya melakukan inisiatif konkret sebagai rangkaian ekspresi solidaritas kepada struktur partai dan masyarakat.
Adanya kewajiban membagikan sembako, kata Hendrawan, merupakan bagian dari program gotong royong berskala besar.
"Ini ekspresi solidaritas dan kepedulian fraksi kepada struktur partai dan masyarakat di akar rumput," kata Hendrawan dalam laporan reporter Suara.com, Kamis (23/12/2021).
Hendrawan mengatakan kegiatan seperti itu sudah sering dilakukan anggota fraksi.
"Kali ini dilakukan bersama-sama di masa reses. Dengan demikian harus dilakukan koordinasi yang rapi karena ada sejumlah anggota di dapil yang sama. Kami berharap efektivitas bantuan menjadi lebih baik, dengan jangkauan yang lebih merata," kata Hendrawan.
Mengenai tas pembungkus sembako bergambar Puan Maharani, menurut Hendrawan, "dibuat seragam dengan foto Mbak Puan Maharani sebagai ketua DPR/pembina fraksi dan foto anggota yang bersangkutan. Intinya ini bentuk solidaritas fraksi kepada jajaran struktur partai dan masyarakat di akar rumput."
Berita Terkait
-
Purbaya Siap Jelaskan ke DPR soal Rupiah Lemah, Tegaskan Itu Tanggung Jawab BI
-
Puan Maharani Tak Tinggal Diam Soal Larangan Nobar Film Pesta Babi: Memang Sensitif!
-
Puan Maharani Soal Larangan Nobar Film 'Pesta Babi', Minta DPR Panggil Pihak Terkait
-
Rupiah Anjlok ke Rp17.500, Puan Maharani Ingatkan Pemerintah: Jangan Sampai Indonesia Terpuruk!
-
Waktu Makin Mepet, Puan Buka Suara Soal Arah Pembahasan RUU Pemilu
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Dari Berau hingga Mahakam Ulu, Desa-Desa Ini Jadi Bukti Model Pembangunan Hijau Berkelanjutan
-
Ambisi B50 Dinilai Berisiko bagi Ekonomi, Pangan, dan Lingkungan: Adakah Alternatifnya?
-
Nadiem Makarim Ungkap Perasaan Haru Jadi Tahanan Rumah: Bayi Saya Nangis
-
Gus Ipul Sebut Penyalahgunaan Bansos untuk Judol Turun Drastis: Diberikan pada yang Membutuhkan
-
Bela Siswa SMAN 1 Pontianak, Anggota DPR Minta Juri LCC 4 Pilar Dievaluasi Total
-
Permenhut Perdagangan Karbon Dikritik, Pemerintah Diminta Fokus Hentikan Deforestasi
-
Eksekutor Andrie Yunus Ngaku Tak Tahu Dampak Siraman Air Keras
-
Warga Palestina Dipaksa Bongkar Makam Keluarga, PBB Kecam Tindakan Israel di Tepi Barat
-
Gelombang Panas Picu Krisis Pangan, Dunia Mulai Cari Cara Bertahan
-
Kronologi Kebakaran Maut Sunter Agung: Tetangga Bantu Pakai APAR, 4 Nyawa Tak Tertolong