Sebagai uskup agung Anglikan Cape Town, Tutu mengubah Katedral Saint George menjadi apa yang dikenal sebagai "Katedral Rakyat" tempat perlindungan bagi para aktivis anti apartheid selama pergolakan 1980-an dan 1990-an ketika pasukan keamanan secara brutal menindas gerakan demokrasi massal.
Sekelompok kecil sekitar 100 orang mengikuti proses pemakaman di layar lebar di Grand Parade, di seberang Balai Kota tempat Tutu bergabung dengan Nelson Mandela ketika dia memberikan pidato pertamanya setelah dibebaskan dari penjara.
"Kami datang untuk memberikan penghormatan terakhir kami kepada bapa kami Tutu. Kami mencintai bapa kami, yang mengajari kami tentang cinta, persatuan, dan rasa hormat satu sama lain," kata Mama Phila, seorang Rastafarian ( pemeluk aliran keagamaan Jamaika yang berkeyakinan bahwa orang-orang kulit hitam adalah bangsa terpilih) berusia 54 tahun yang mengenakan warna hijau, merah dan kuning--simbol keyakinannya.
Nelson Mandela, yang menjadi presiden pasca-apartheid pertama di negara itu dan meninggal pada Desember 2013, pernah berkata tentang temannya, "Terkadang melengking, sering lembut, tidak pernah takut dan jarang tanpa humor, suara Desmond Tutu akan selalu menjadi suara bagi kaum yang tak bersuara."
Tag
Berita Terkait
-
Sebulan Jelang Piala Dunia 2026, Timnas Paling Dijagokan Juara Berdasarkan Analisa Ahli
-
Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa
-
Profil Timnas Afrika Selatan: Comeback Usai 16 Tahun, Bafana Bafana Siap Guncang Panggung Global
-
Hasil Piala Afrika 2025: Kalahkan Afrika Selatan, Kamerun Lolos ke Perempat Final
-
Gibran Wakilkan Pidato Presiden di KTT G20, Ini Alasan Prabowo Tak Pergi ke Afrika Selatan
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Kepala BPKP Gemetar Lapor Korupsi di Lingkaran Presiden, Prabowo: Mau Orang Saya, Tidak Ada Urusan!
-
Ketua RW Sebut Bukan Warga Lokal, Siapa Belasan Orang yang Keroyok Dico hingga Tewas di Grogol?
-
Pernyataan Prabowo Bikin Riuh, Sebut 'Mbak Titiek' Pusing Gara-gara Dolar
-
Prabowo: Selama Purbaya Bisa Senyum, Tak Perlu Khawatir Soal Dolar
-
AS Takut Disadap? Rombongan Trump Buang Semua Barang China Sebelum Naik Air Force One
-
Usai Temui JK, Anies Baswedan Beri Komentar Santai Terkait Putusan MK Soal IKN
-
Ray Rangkuti: DPN Dinilai Perkuat Dominasi Militer di Ruang Sipil
-
Prabowo Akui Program MBG Banyak Masalah, Sebut Ada Pimpinan Tidak Kuat jika Berurusan dengan Uang
-
Cek Fakta: Donald Trump Intip Dokumen Rahasia Xi Jinping, Benarkah?
-
Perkuat Ekonomi Rakyat, Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Desa Merah Putih: Ini Hari yang Penting!