Suara.com - Jenazah Yokan, bocah kelas 6 SD yang tenggelam terbawa arus di Sungai Saddang, Buntu Buaya, Lembang Tadongkon, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, berhasil ditemukan. Korban ditemukan oleh Tim Basarnas bersama SAR Gabungan saat dilakukan pencarian.
"Alhamdulillah, jasad korban sudah ditemukan dan telah dievakuasi ke rumah duka,” ujar Kepala Kantor Basarnas Sulsel, Djunaidi di Makasar, Minggu (2/1/2022).
Djunaidi menuturkan, jenazah korban ditemukan sekitar 30 meter dari lokasi korban diduga kuat hilang lalu terseret arus sungai setempat pada Kamis (30/12).
Sedangkan untuk proses evakuasi, papar Djunaidi, dibutuhkan kerja keras dan kerja sama tim karena saat itu arus sungai sedang kuat, kemudian membawa tubuh korban ke sisi sungai agar lebih aman.
"Proses evakuasi berlangsung dramatis. Tim bekerja keras memindahkan jasad korban ke sisi sungai lain karena arus sungai cukup deras untuk evakuasi lanjutan menuju ke rumah duka," paparnya.
Berdasarkan informasi awal, Yokan dikabarkan hilang sejak Kamis (30/12) oleh pihak keluarga. Diduga korban terjatuh di sungai, sebab hingga larut malam bocah tersebut belum kembali ke rumah.
Karena khawatir, pihak keluarga kemudian meminta bantuan tim pencarian Basarnas dibantu tim SAR untuk mencari korban. Kemudian dilakukan penyisiran hingga tiga hari pencarian jenazah korban akhirnya ditemukan. (Antara)
Berita Terkait
-
Viral Video Gibran Tenggelam di Kolam Renang yang Baru Dibuka, Beruntung Selamat
-
Lima Hari Pencarian, Jasad Bocah Tenggelam di Sungai Kampar Ditemukan
-
Anak SD di Tuban Tenggelam di Kolam Saat Olah Raga Renang Dengan Teman dan Gurunya
-
3 Hari Hilang, Bocah 9 Tahun Ditemukan Mengambang di Tambak Dekat Rumahnya
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Sering Mangkir, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Model Fitri Assidikki
-
Klaim MBG Bukan Proyek! KemenHAM: Ini Instrumen Negara Penuhi Hak Dasar Siswa
-
Gagal Jadi JC, Sony Sonjaya Ternyata Belum Akui Perbuatan di Kasus Korupsi MBG
-
Satu Tahun Dicuekin, Fariz RM Akhirnya 'Gas Pol' Seret Pelanggar Hak Cipta Lagunya ke Polisi
-
Militerisme Menguat! 1.047 Pembela HAM Diserang di Era Prabowo-Gibran
-
Resmi! Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya: Dia Pelaku Utama
-
Jejak Kelam Taufik Hidayat: Mantan Istri Juga Pernah Disiksa, Polisi Duga Masih Ada Korban Lain
-
Jakarta Rayakan HUT ke-499 dengan Komitmen Mengutamakan Kualitas Hidup Penduduk
-
Menkes Budi Ungkap Faktor Utama Masyarakat Masih Anti Vaksin: Takut Demam, Kurang Literasi
-
KPK Cecar Presiden Borneo FC Nabil Husein Soal Aliran Uang Batu Bara Rita Widyasari