Suara.com - Politikus Partai Gerindra Fadli Zon turut angkat bicara terkait kiriman berisi benda mengerikan yang dialamatkan ke pondok pesan milik Habib Bahar bin Smith.
Lewat sebuah cuitan di akun Twitternya, Fadli Zon menilai tindakan yang dilakukan oknum tak bertanggung jawab dengan mengirim kepala anjing ke kediaman Habib Bahar adalah hal yang tercela.
Fadli bahkan menyebut aksi tersebut biadab dan tidak pancasilais serta bertentangan dengan revolusi mental. Fadli pun berharap agar kejadian ini segera diusut untuk menemukan pelakunya.
"Teror 'jadul'. Pembunuhan terhadap tiga anjing untuk menakuti Pesantren Habib Bahar Smith. Cara-cara biadab ini tak Pancasilais dan jauh dari 'Revolusi Mental'. Harus diusut pelakunya," tulis Fadli Zon dalam cuitannya, dikutip Suara.com, Senin (3/1/2022).
Sebelumnya diketahui bahwa Habib Bahar bin Smith baru saja terkena teror oleh orang yang tidak dikenal. Ia dikirimi tiga kepala anjing di Pondok Pesantren (Ponpes) Tajul Alawiyyin, Bogor, Jawa Barat.
Kejadian ini diceritakan oleh pengacara Bahar Smith, Aziz Yanuar. Ia mengatakan bungkusan berisi kepala anjing itu dikirim pada 31 Desember 2021 pukul 03.00 WIB dini hari.
Bungkusan teror itu ditemukan oleh penjaga Pos Ponpes Tajul Alawiyyin. Penjaga itu melihat plastik hitam dan dus yang dilempar oleh orang tidak dikenal menggunakan sepeda motor.
Ia pun langsung mengamankan benda tersebut dan membukanya. Betapa terkejutnya sang penjaga ponpes saat melihat isi plastik berisi tiga kepala anjing dan dus balok.
Bungkus tersebut juga dilengkapi dengan peringatan agar jangan dibuka. Soso yang mengirim teror itu juga hanya menuliskan "orang tidak dikenal" sebagai identitasnya.
Baca Juga: Tanggapi Habib Bahar Didatangi TNI, Slamet Maarif: TNI Sudah Tidak Sesuai Tugas
"Jam 3 pagi dini hari tadi. Pos jaga Ponpes Tajul Alawiyyin di depannya dilempar plastik hitam berisi kepala anjing 3 dan dus bertuliskan ‘jangan dibuka’ oleh orang tak dikenal," terang Aziz sebagai keterangannya sepert dikutip Terkini.id -- jaringan Suara.com, Jumat (31/12/2021).
"Dibuka plastik isi kepala anjing tiga dan dus dibuka isi balok tiga," lanjutnya.
Berita Terkait
-
Habib Bahar Didatangi Jenderal TNI, Ketum PA 212: Jadi Ikut Malu Kita
-
Cekcok Sama Habib Bahar, Brigjen Achmad Fauzi: Ingatkan Untuk Tidak Ceramah Provokatif
-
Fadli Zon Kecam Teror Kepala Anjing ke Pesantren Bahar Smith: Cara Biadab
-
Ngeri, Ada Pesan Kematian Dibalik Teror Kepala Anjing untuk Bahar bin Smith
-
Tanggapi Habib Bahar Didatangi TNI, Slamet Maarif: TNI Sudah Tidak Sesuai Tugas
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah
-
Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG
-
Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG
-
Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus
-
Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!
-
Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan
-
KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka
-
Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata
-
Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas