Suara.com - Sejumlah pemerintah daerah di tanah air disebut akan mengeluarkan kebijakan untuk menghapus tenaga honorer demi efisiensi anggaran.
Melansir Terkini.id -- jaringan Suara.com, Hugua Anggota Komisi II DPR RI mengungkapkan permintaan kepada para kepala daerah lebih kreatif dalam memikirkan gaji layak bagi honorer, bukan justru menyingkirkan mereka dengan dalih anggaran.
Pernyataan itu disampaikan Hugua politikus PDIP itu merespons langkah sejumlah pemda yang mulai memberhentikan para tenaga honorer dengan dalih anggaran.
"Daripada membangun infrastruktur, tetapi banyak pengangguran lebih baik tidak membangun," ucap Hugua.
Dia bahkan mendorong agar kepala daerah se-Indonesia bisa mencontoh Gubernur Sultra Ali Mazi yang bisa menaikkan gaji honorer teknis administrasi.
Di mana diketahui bahwa kebijakan itu diambil lantaran melihat belum ada kebijakan PPPK untuk teknis administrasi.
Sebab itu, Hugua menyebut Gubernur Ali Mazi lantas memberikan subsidi kepada honorer K2 dan non-K2 sebagai salah satu cara menyelamatkan kelompok masyarakat miskin rentan.
"Kepala daerah harus kreatif seperti gubernur Sulawesi Tenggara," ucapnya.
Mantan Bupati Wakatobi dua periode itu juga meminta agar pemda jangan menggunakan alasan anggaran untuk menyingkirkan honorer.
Baca Juga: 47 Persen Nasabah Bank Sumut Gunakan Layanan Digital
Sebab, dia mengetahui selama ini mayoritas honorer digaji sangat tidak layak. Kesempatan mereka menjadi PNS sudah ditutup oleh skema PPPK.
"Apa para kepala daerah tidak punya hati nurani melihat kondisi tersebut? Jadi, jangan pemda main PHK saja," tegas Hugua.
Berita Terkait
-
Anggaran Seret, Pemkab Karimun Masih Pertahankan Pegawai Honorer
-
CEK FAKTA: Viral di TikTok Kabar Megawati Soekarnoputri Meninggal, Benarkah?
-
Pemda DIY Prioritaskan Vaksin Booster untuk Guru dan Tendik, Ini Alasannya
-
Buntut Kontrak Honorer Disetop, Massa di Meranti Protes Bakar Seragam Dinas
-
47 Persen Nasabah Bank Sumut Gunakan Layanan Digital
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kunjungan Dapil, Adang Soroti Kesiapan Polres Jakut Hadapi Penerapan KUHP-KUHAP Baru
-
PLN Jadwalkan Pemadaman Palembang 12-15 Agustus, Cek Wilayah dan Jamnya
-
5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
-
Pedagang Menjerit! Harga Ayam di Pasar Surade Sukabumi Terus Melambung
-
Mengendus Rekayasa Hukum Lahan Kencana Bogor, Kuasa Hukum Ujang Minta Gelar Perkara Khusus
-
Ahmad Doli Tegaskan RUU Masyarakat Adat Tak Akan Lemahkan Otonomi Khusus
-
Viral Tantangan Hafalan Alquran Berhadiah Miras di The Sounds Project, Newport Bakal Tindak Kru
-
Dari Gula Jadi Plastik Mudah Terurai, Seberapa Jauh Bioplastik Bisa Atasi Polusi?
-
Komisi VIII DPR Desak Polisi Usut Promosi Miras Pakai Ayat Al-Qur'an di Acara Musik
-
Akhirnya Nintendo Resmi Masuk ke Indonesia pada Desember 2026