Suara.com - Beredar video dengan narasi Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri tutup usia.
Video tersebut dibagikan oleh akun TikTok @angelyOkp pada Selasa (4/1/2022). Video yang telah viral di media sosial itu telah ditonton lebih dari satu juta kali sebelum dihapus.
Akun TikTok tersebut mengunggah beberapa foto Presiden Republik Indonesia Kelima itu dan memberikan narasi bahwa Megawati telah tutup usia.
Adapun narasi yang dibagikan sebagai berikut.
Narasi dalam video:
"Megawati Tutup Usia".
Narasi dalam keterangan unggahan:
"Semoga di ampuni segala perbuatannya di dunia."
Lantas, benarkah kabar tersebut?
Baca Juga: CEK FAKTA: Beredar Breaking News Bahar Smith Resmi Dijebloskan Penjara, Benarkah?
PENJELASAN
Berdasarkan penelusuran Suara.com, video dengan narasi Megawati Soekarnoputri tutup usia tidak benar.
Hingga berita ini diterbitkan, tidak ada informasi yang menyatakan bahwa Ketua Umum PDI Perjuangan itu meninggal dunia atau tutup usia.
Kabar Megawati Soekarnoputri meninggal dunia ini merupakan kabar hoaks yang berulang.
Pada September 2021 lalu, pernah tersiar kabar bahwa Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri jatuh sakit lalu diikuti kabar meninggal dunia.
Kabar yang berhembus saat itu menyatakan bahwa Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dilarikan ke Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP) karena sakit pada Rabu (8/9/2021) malam.
Namun, kabar itu dibantah Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto yang menegaskan jika Megawati dalam kondisi sehat.
Saat itu Megawati masih memberikan pengarahan untuk partai. Hasto juga sempat menemui Megawati untuk berbincang soal kondisi pandemi serta politik internasional pada Kamis pagi (9/9/2021).
Setelah muncul kabar yang menyatakan Megawati Soekarnoputri sakit, beredar kabar Megawati Soekarnoputri meninggal dunia yang dibagikan oleh sebuah akun TikTok dengan narasi "PDIP berduka cita atas meninggalnya Ketua Umum PDIP yaitu Ibu Megawati Soekarnoputri."
Lebih lanjut, Hasto menuturkan bahwa Megawati menjalani kehidupan yang sehat. Ketua Umum PDIP itu memiliki hobi bercocok tanam dan berolahraga.
KESIMPULAN
Dari penjelaan di atas, maka narasi Megawati Soekarnoputri tutup usia adalah hoaks.
Narasi tersebut masuk ke dalam kategori false konten atau konten yang salah.
Berita Terkait
-
CEK FAKTA: Viral Video Timor Leste Kembali ke Indonesia, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Nikita Mirzani Minta Jangan Mau Dibodohi HRS yang Hanya Tukang Obat, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Viral CCTV Wanita Bercadar Tinggalkan Tas di Gereja Lalu Kabur, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Jokowi Janjikan Bonus Rp 12 Miliar Jika Indonesia Menang Piala AFF, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Balita Selamat Setelah Tertimbun Abu Vulkanik Semeru Berhari-hari, Benarkah?
Terpopuler
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- Jalan Lingkar Sumbing Wonosobo Resmi Beroperasi, Dongkrak Ekonomi Tani dan Wisata Pegunungan
- 5 Rekomendasi HP Layar Besar untuk Orang Tua Mulai Rp1 Jutaan
- 10 Rekomendasi Cream Memutihkan Wajah dalam 7 Hari BPOM
Pilihan
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
Terkini
-
Menlu Sugiono: Indonesia Siap Kirim 8.000 Personel Pasukan ISF, Fokus Lindungi Warga Sipil
-
Bansos PKH dan Sembako Sudah Cair di Bulan Ramadan
-
Tuduhan Cabul Jadi Modus Begal, Polda Metro Jaya Tangkap Pelaku yang Viral di Ciledug!
-
Peran Wali Asrama dalam Membentuk Karakter dan Disiplin Siswa Sekolah Rakyat
-
Soal Wacana Dukung Prabowo Dua Periode, Surya Paloh: Nanti Kita Sedang Pikirkan
-
Tanggapi Fenomena Kader Mundur, Surya Paloh: Mungkin Sudah Jenuh, Perlu Penyegaran
-
Pukul Siswa hingga Tewas karena Disangka Balap Liar, Mabes Polri Pastikan Proses Pidana Bripka MS!
-
Akademisi UI: Keterlibatan Indonesia di BOP Mengkhianati Prinsip Bebas Aktif dan Bung Karno!
-
Inginkan Sistem 'Selected Party', Surya Paloh: NasDem Konsisten Soal Threshold Tinggi
-
Eks Kapolres Terancam Pasal Hukuman Mati, Akankah Bernasib Sama dengan 6 ABK Penyelundup 2 Ton Sabu?