Suara.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin melakukan kunjungan kerja ke Kota Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (6/12/2021). Dalam kunker ini Ma'ruf akan rapat soal penuntasan pemulihan pascabencana Sulteng.
Ma'ruf berangkat dengan menggunakan Pesawat Khusus Kepresidenan Boeing 737-400 TNI AU. Ma'ruf yang didampingi Wury Ma'ruf Amin beserta rombongan bertolak dari Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma pada pukul 08.00 WIB menuju Bandar Udara Mutiara Sis Al-Jufrie, Palu.
Setibanya di kota tersebut, Ma'ruf akan langsung disambut oleh Gubernur Sulteng Rusdy Mastura dan Anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Sulteng.
Dalam kunjungan yang dijadwalkan selama dua hari ini, Ma'ruf diagendakan menghadiri rapat tentang Penuntasan Pemulihan Pascabencana Sulteng di hari pertama.
Acara tersebut rencananya akan dilaksanakan di Ruang Rapat Polibu Lantai 3, Kantor Gubernur Sulteng.
Usai pimpin rapat, Ma'ruf didampingi Gubernur Sulteng dan rombongan terbatas menuju lokasi pengungsian Huntap Tondo 1 dan 2 untuk melakukan peninjauan.
Setelahnya, Ma'ruf dan rombongan terbatas menuju Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khairaat, yang berlokasi di Jalan SIS Al Jufri Siranindi, Palu Barat, Palu untuk bersilaturahim dengan para pengurus Ponpes Al-Khairaat.
Kemudian hari berikutnya, Ma'ruf direncanakan kembali ke Kantor Gubernur Sulteng untuk memimpin Rapat Sosialisasi Mall Pelayanan Publik dan Pemberdayaan UMKM. Usai rapat, Ma'ruf akan langsung melakukan peninjauan berbagai stand UMKM yang ditampilkan di lokasi yang sama.
Mengakhiri kunjungan kerja, Wapres dan rombongan terbatas direncanakan melakukan salat Jumat di Masjid Al- Mujahiddin, yang lokasinya berada di Kantor Gubernur Sulteng.
Baca Juga: Di Jaga Ketat, Deddy Corbuzier Hadirkan Wapres di Podcastnya, Warganet: Pengen Denger Doi
Usai melaksanakan seluruh acara kunjungan kerja di Kota Palu, Sulteng, Wapres diagendakan akan bertolak kembali ke Jakarta dari Bandar Udara Mutiara SIS Al-Jufrie pukul 14.00 WITA dan tiba di Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma pada pukul 15.30 WIB.
Berita Terkait
-
Demi Piala Adipura, Pemkot Palu Akan Razia Hewan Ternak di Tempat Umum
-
Wapres Maruf Amin Tantang Perguruan Tinggi Atasi Masalah Pengangguran di Indonesia
-
Di Jaga Ketat, Deddy Corbuzier Hadirkan Wapres di Podcastnya, Warganet: Pengen Denger Doi
-
Wapres Maruf Amin Sebut Toleransi Umat Beragama Indonesia Dikagumi Bangsa Dunia
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Ribuan Pelari Ramaikan Adhyaksa International Run 2026, BNI Dukung Sport Tourism di Bali
-
Arab Saudi Belasungkawa Gugurnya Prajurit TNI Praka Rico Pramudia Akibat Serangan Israel
-
Misi Militer Penuh Ironi: Teknisi AS Dicakar Monyet Saat Menuju Medan Konflik Selat Hormuz
-
Benjamin Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Prostat Diam-diam
-
Mahasiswa Doktoral USF Tewas Misterius, Diduga Dibunuh Teman Sekamar
-
Penasihat Hukum Nadiem Mangkir dari Sidang, Pengamat: Bisa Dikategorikan Contempt of Court
-
8 Orang Tewas Dalam Serangan Israel ke Lebanon Selama 24 Jam Terakhir
-
Biaya Perang Amerika Serikat Lawan Iran Tembus Rp 1.000 Triliun
-
Ketum Parpol Dibatasi 2 Periode, Eks Penyidik KPK: Cegah Kekuasaan Terlalu Lama dan Rawan Korupsi
-
Kawat Berduri Blokade Anak-anak Palestina Sekolah ke Tepi Barat