Suara.com - Seorang wakil jaksa di Orange County, AS yang juga dikenal sebagai aktivis anti-vaksin, Kelly Ernby meninggal karena COVID-19 pekan ini.
Menyadur New York Post Kamis (6/1/2022), Kelly yang berusia 46 tahun berpulang tak lama setelah ia protes keras tentang mandat vaksin COVID-19.
Berita kematiannya diiringi dengan informasi yang menyebut Kelly meninggal karena vaksin - dengan beberapa rekan aktivis GOPnya mengatakan suntikan itu menyebabkan kematiannya, menurut Orange County Register.
Suaminya, Axel Mattias Ernby, dengan cepat menanggapi dan menutup rumor palsu, kata surat kabar itu.
"Tolong berhenti menyebarkan kebohongan tentang Kelly Ernby," tulisnya di Facebook tentang kematian istrinya.
Kelly Ernby tidak divaksinasi ketika dia meninggal karena COVID-19 minggu ini, jelas suaminya yang mengatakan bahwa "itulah masalahnya."
“Dia TIDAK divaksinasi. Itu masalahnya," tulisnya.
Dia membagikan pesan yang sama di unggahan lain, termasuk seseorang yang mengeklaim mendiang aktivis adalah “teman yang sangat baik.”
Poster lain mengatakan bahwa sebagian besar anggota keluarga lainnya telah disuntik, kata surat kabar itu.
Baca Juga: Sulawesi Selatan Mulai Vaksinasi Anak Usia 6 Sampai 11 Tahun
Don Wagner, pejabat lokal dan teman mendiang mengatakan kepada mereka bersatu untuk menyuarakan keyakinan bahwa “vaksinasi adalah pilihan individu.”
Dia dan keluarganya telah divaksinasi — dan kehilangan seorang teman yang belum pernah divaksinasi tidak mengubah keyakinannya bahwa itu adalah keputusan pribadi, bukan keputusan yang diamanatkan oleh pemerintah.
Hampir 70 persen dari penduduk OC telah divaksinasi sepenuhnya dan pemerintah "mempermalukan" orang-orang untuk mengambil keputusan hanya akan semakin mempolarisasi mereka, kata Wagner kepada surat kabar itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Pendidikan Tak Boleh Terputus Bencana, Rektor IPB Pastikan Mahasiswa Korban Banjir Bisa Bebas UKT
-
42 Ribu Rumah Hilang, Bupati Aceh Tamiang Minta BLT hingga Bantuan Pangan ke Presiden Prabowo
-
Tanggul Belum Diperbaiki, Kampung Raja Aceh Tamiang Kembali Terendam Banjir
-
Prabowo Setujui Satgas Kuala! Anggarkan Rp60 Triliun untuk Keruk Sungai dari Laut
-
Tawuran Awali Tahun Baru di Jakarta, Pengamat Sebut Solusi Pemprov DKI Hanya Sentuh Permukaan
-
Tiket Museum Nasional Naik Drastis, Pengamat: Edukasi Jangan Dijadikan Bisnis!
-
Timbunan Sampah Malam Tahun Baru Jogja Capai 30 Ton, Didominasi Alas Plastik dan Gelas Minuman
-
Nasib Pedagang BKT: Tolak Setoran Preman, Babak Belur Dihajar 'Eksekutor'
-
Ragunan 'Meledak' di Tahun Baru, Pengunjung Tembus 113 Ribu Orang Sehari
-
KUHP Baru Berlaku Besok, YLBHI Minta Perppu Diterbitkan Sampai Aturan Turunan Lengkap