Suara.com - Kebobolan data nampaknya masih terjadi di berbagai instansi di Indonesia. Kali ini, sebuah data pasien di Indonesia diperjualbelikan melalui sebuah forum.
Hal ini dinyatakan dalam sebuah cuitan dari akun Twitter DeyaBuyyana @dynbnyy.
Pada cuitannya, ia mengunggah screenshoot yang menunjukkan penjualan data pasien sebesar 720 Gigabytes.
Data sebesar itu terdiri dari data pasien, ronsen, USG, video medis, dan data pribadi pasien.
"Terdapat beberapa dataset seperti dokumen dan video Radiologi, ECG, dan laboratorium. Database pasien beserta diagnosa dan rujukan," tulis akun @dynbnyy.
"Pelaku juga memberikan bukti sample file medis ecg. laboratorium, dan radiologi di postingannya," imbuhnya.
Pada keterangan jual beli tersebeut, pelaku mengaku bahwa ia mendapatkan data dari server pusat Kementerian Kesehatan.
"Pelaku menjual data ini hanya untuk 1 atau 2 orang saja dalam bentuk Bitcoin. Sekali lagi biar aman, menurut pelaku," tulisnya lagi..
Data Medis termasuk salah satu Data yang paling mahal dan berharga untuk Cyber Kriminal.
Baca Juga: Apa itu Big Data? Pengertian Big Data dan Fungsinya
Bisa buat beli obat terlarang trus dijual, Atau kalo ada orang penting yang ketauan sakit aneh aneh, bakal di black mail, diancem penyakitnya disebarkan di publik.
Meskipun ada sampelnya, akun Deyan menyarankan untuk jangan pernah mendownload data tersebut. Sebab isinya adalah gambar-gambar medis yang terkait dengan luka, darah, infeksi, hingga bagian tubuh.
"Bagaimanapun itu tetap privasi seseorang, jaga data pribadi bersama-sama," imbuhnya.
Kebocoran data yang kemudian diperjualbelikan ini bukan sekali terjadi di Indonesia.
Sebelumnya, data berupa NIK, nomor telepon, email, dan alamat engkap juga disebar dan diperjualbuelikan
Dalam hal ini, Ketua Departemen Manajemen Rumah Sakit, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin, Irwandy menyatakan bahwa data kesehatan memang mudah bocor.
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
Tinjau Bencana Sumatra, Prabowo Rayakan Tahun Baru Bersama Pengungsi
-
Kode Petasan Terbaca, Polres Jaktim Gagalkan Rencana Tawuran di Flyover Klender Saat Tahun Baru
-
Presiden Prabowo: Bantuan Bencana Wajib Transparan, Tak Ada Ujung-ujungnya Nagih
-
Semua Gardu Induk Aceh Bertegangan, PLN Kejar Pemulihan 180 Desa Masih Padam
-
Siapa Sosok Guru Nur Aini? Mendadak Dipecat Karena Curhat Jarak Sekolah Jauh
-
Prabowo: Bantuan Bencana Dibuka Seluas-luasnya, Tapi Harus Transparan dan Tanpa Kepentingan
-
Prabowo Instruksikan Danantara Koordinasi Ketat Bangun Hunian Pengungsi agar Tak Tumpang Tindih
-
DPRD Lebak Dorong Penindakan Tambang Ilegal demi Cegah Bencana Ekologi
-
Penyebab Civic Ringsek di Bundaran HI, Polisi Ungkap Dugaan Pengemudi Muda Tak Fokus
-
Libur Tahun Baru 2026, Pengunjung Ragunan Diprediksi Tembus 100 Ribu Orang