Suara.com - Bacaan Sholawat tibbil qulub diyakini dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit, baik lahir maupun batin.
Rasulullah menganjurkan umatnya untuk membaca sholawat tibbil qulub jika sedang sakit.
Bacaan Sholawat Tibbil Qulub sendiri diambil dari kitab “Mafaatihu as-sa’adaah fi Sholawat”. Berikut bacaan Sholawat Tibbil Qulub
Bacaan Sholawat Tibbil Qulub
Allohumm sholli 'ala sayyidina Muhammadin, tibbil quluubi wa dawaa-iha, wa 'aafiyatil abdaani wa syifa-iha, wa nuuril abshoori wa dliyaa-iha, wa 'ala aalihi wa shahbihi wa sallim.
Artinya:
"Ya Allah, limpahkanlah rahmat kepada baginda kami Nabi Muhammad yang menjadi obat dan penyembuhan hati, penyehat dan penyelamat badan, cahaya dan sinar penglihatan, dan limpahkan kepada keluarga dan sahabat-sahabatnya, dan berilah kesejahteraan."
Keutamaan Sholawat Tibbil Qulub
Banyak yang mengamalkan bacaan Sholwat Tibbil Qulub dengan tujuan untuk penolak berbagai macam penyakit dan memohonan kesembuhan pada Allah SWT. Sebab diantara keutamaan membaca sholawat ini adalah untuk menjaga kesehatan tubuh dan menjadi obat dari segala penyakit lahir maupun batin. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) telah meminta seluruh kalangan di Indonesia untuk membaca sholawat Tibbil Qulub.
Sholawat Tibbil Qulub biasa disebut juga sebagai sholawat asy-syifa (obat penyembuh) atau sholawat nuril abshor. Sholawat ini dipercaya berkhasiat untuk menyembuhkan penyakit.
Baca Juga: Mengenal Macam-macam Sholawat dan Artinya
Keutamaan sholawat Tibbil Qulub tersebut, tertuang dalam sebuah dzikir Majmu'ah Maqruat Yaumiyah wa Usbu'iyah, yang tertulis sebagai berikut:
"Shalawat Tibbil Qulub ini teruji (berfaedah) untuk menjaga kesehatan tubuh dan menjadi obat segala penyakit dzahir ataupun batin" (KH Muhammad bin Abdullah Faqih, Majmu'ah Maqruat Yaumiyah wa Usbu'iyah, hal. 47)
Anjuran membaca Tibbil Qulub juga tertera dalam kitab Sa'adah ad-Daraini fi as-Shalat ala Sayyid al-Kaunaini, yang artinya:
"Shalawat ini merupakan lafal shalawat penyembuh lahir dan batin. Dibaca 2.000 kali untuk menyembuhkan segala penyakit. Dan menurut sebagian pendapat dibaca sebanyak 400 kali, maka penyakit tersebut akan sembuh atas seizin Allah" (Syekh Yusuf bin Ismail, Sa'adah ad-Daraini fi as-Shalat ala Sayyid al-Kaunaini, Cet. Darul Kutub al-'Ilmiyyah, hal. 26).
Itulah penjelasan tentang Sholawat Tibbil Qulub dan keutamaannya. Semoga bermanfaat!
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
Pilihan
-
Tragis! Bocah 6 Tahun Tewas Jadi Korban Perampokan di Boyolali, Ibunya dalam Kondisi Kritis
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
Terkini
-
Banjir Ganggu Transjakarta Pagi Ini, 3 Rute Dialihkan dan Sejumlah Halte Tak Terlayani
-
Menag Nasaruddin Umar: NU Pesantren Besar, Kuat karena Akhlak dan Moderasi
-
Prabowo Batal Hadiri Puncak Harlah 1 Abad NU di Istora, Rais Aam Juga Tak Hadir
-
Rhenald Kasali Ingatkan Media: Jangan Jadi Budak Algoritma, Engagement Bisa Pengaruhi Kebijakan
-
PBNU Dukung Langkah RI Masuk Board of Peace, Gus Yahya: Demi Masa Depan Palestina
-
Air Mulai Surut, Tapi Jakarta Belum Sepenuhnya Aman: 30 RT Masih Dikepung Banjir
-
Jokowi ke Makassar, Pidato di Rakernas PSI: Ada Kejutan Soal Posisi Strategis?
-
Warga Kampung Sawah Gelar Aksi Tolak Hiburan Malam Party Station
-
Akhir Pekan Basah, BMKG Rilis Peringatan Dini Waspada Hujan di Jakarta
-
Hasan Nasbi Bicara Peluang PSI Masuk Senayan: Tergantung Konsistensi Partai