Suara.com - Politisi Partai Demokrat, Abdullah Rasyid menanggapi pernyataan Ferdinand Hutahaean yang meminta bimbingan ulama.
Ferdinand Hutahaean meminta bimbingan ulama agar menjadi muslim yang lebih baik.
Menanggapi hal tersebut, Abdullah Rasyid mengatakan, Ferdinand lebih cocok dibimbing Irjen Napoleon Bonaparte.
"Lebih cocok dibimbing Jenderal Napoleon," kata Abdullah, dikutip dari Terkini.id--jaringan Suara.com.
Perlu diketahui, saat ini Irjen Napoleon Bonaparte masih dipenjara atas kasus suap yang menjeratnya.
Irjen Napoleon sempat membuat heboh saat menganiaya dan melumuri kotoran ke tersangka penista agama yaitu M Kece di dalam penjara.
Sementara itu, sebelumnya Ferdinand meminta maaf dan mengaku khilaf.
Ia bahkan meminta ulama untuk membimbingnya agar menjadi seorang muslim yang lebih baik.
Tak hanya itu, Ferdinand juga mengaku dirinya menjadi mualaf sejak tahun 2017.
Baca Juga: Pesan Anggota DPR Ke Jenderal Dudung: Jangan Gunakan Standar Ganda Ke Ulama
Berita Terkait
-
Ferdinand Minta Bimbingan Ulama, Politikus Demokrat: Cocok Dibimbing Irjen Napoleon
-
Soal Kasus Ferdinand, Husin Shihab Usul Polisi Undang Ahli Filsafat Islam, Kristen, Yahudi
-
Kasad Jenderal Dudung Diminta Lakukan Pendekatan Terhadap Ulama Radikal
-
Pesan Anggota DPR Ke Jenderal Dudung: Jangan Gunakan Standar Ganda Ke Ulama
-
Kasus Cuitan 'Allahmu Lemah' Ferdinand, Husin Shihab Saran Pakai Ahli Filsafat
Terpopuler
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Usia 50 Tahun ke Atas
- Ini 4 Smartphone Paling Diburu di Awal Januari 2026
- 5 Sepatu Nike Diskon hingga 40% di Sneakers Dept, Kualitas Bagus Harga Miring
- 5 Tablet dengan SIM Card Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking Anti Ribet
- Beda dengan Inara Rusli, Wardatina Mawa Tolak Lepas Cadar Demi Uang
Pilihan
-
Harga Minyak Anjlok! Pernyataan Trump Soal Minyak Venezuela Picu Kekhawatiran Surplus Global
-
5 HP Infinix RAM 8 GB Paling Murah, Pilihan Terbaik Mulai 1 Jutaan
-
UMP Minim, Biaya Pendidikan Tinggi, Warga Jogja Hanya jadi Penonton Kemeriahan Pariwisata
-
Cek Fakta: Video Rapat DPRD Jabar Bahas Vasektomi Jadi Syarat Bansos, Ini Faktanya
-
Dipecat Manchester United, Begini Statistik Ruben Amorim di Old Trafford
Terkini
-
Balita 4 Tahun Kena Peluru Nyasar Tawuran di Medan, KemenPPPA: Ini Ancaman Nyata Bagi Anak
-
Polisi Bongkar Praktik 'Love Scamming' di Sleman, Korban di Luar Negeri Dijebak Pakai Konten Porno
-
Gunung Sampah Kembali Muncul di Tangsel, Ini 6 Fakta Terbarunya
-
Indonesia Pimpin Dewan HAM Dunia, DPR: Ini Tanggung Jawab Moral, Beri Contoh Dulu di Dalam Negeri
-
Kubu Laras Sebut Jaksa Berkhotbah Moral, Gagal Paham Feminist Legal Theory dan Unsur Mens Rea
-
Pledoi Laras Faizati Dianggap Angin Lalu, Jaksa Tetap Tuntut Laras Faizati 1 Tahun Penjara
-
Jadi Tersangka Kasus Ijazah Palsu, Wagub Babel Penuhi Panggilan Mabes Polri: Tidak Ada Niat Jahat
-
Terbongkar Love Scamming Lintas Negara di Jogja, Polisi Tetapkan 6 Tersangka
-
KPK Pecah Suara? Wakil Ketua Akui Ada Keraguan Tetapkan Tersangka Korupsi Kasus Haji
-
Paradoks Kebahagiaan Rakyat: Ketika Tawa Menutupi Pemiskinan yang Diciptakan Negara