- Kementerian Agama mempercepat sertifikasi 98.036 guru madrasah melalui Uji Pengetahuan PPG Februari 2026.
- Guru lulus akan memperoleh tunjangan profesi, seperti Rp2 juta per bulan bagi guru non-ASN mulai tahun depan.
- Sertifikasi ini bertujuan ganda meningkatkan kualitas profesionalisme dan mengakselerasi peningkatan kesejahteraan guru.
Suara.com - Sebanyak 98.036 guru madrasah dan pendidikan agama binaan Kementerian Agama memasuki tahap akhir sertifikasi melalui Uji Pengetahuan Pendidikan Profesi Guru (PPG). Jika lulus, puluhan ribu guru tersebut berpeluang menerima tunjangan profesi mulai tahun depan.
Program ini menjadi salah satu jalur percepatan kesejahteraan guru madrasah, terutama bagi guru non-ASN yang selama ini belum tersentuh tunjangan profesi meski telah mengajar bertahun-tahun.
Peserta PPG angkatan IV terdiri dari 62.419 guru mapel agama madrasah, 18.737 guru mapel umum madrasah, 15.160 guru Pendidikan Agama Islam, 804 guru Pendidikan Agama Katolik, 899 guru Pendidikan Agama Kristen, serta 17 guru Pendidikan Agama Khonghucu. Ujian digelar 21–22 Februari 2026 di 15 LPTK dengan pengawasan 2.454 pengawas.
Kelulusan uji pengetahuan dan uji kinerja menjadi syarat penerbitan sertifikat pendidik yang otomatis membuka akses tunjangan profesi. Bagi guru ASN, nilainya setara satu kali gaji pokok, sedangkan guru non-ASN menerima Rp2 juta per bulan.
Menteri Agama Nasaruddin Umar mengatakan percepatan sertifikasi dilakukan untuk mengejar peningkatan kualitas sekaligus kesejahteraan guru madrasah.
“Guru itu tugas mulia, muru’ahnya harus kita jaga. Karena dari tangan guru lahir generasi masa depan bangsa. Kesadaran ini menjadi komitmen kami untuk mengakselerasi sertifikasi dan nantinya berdampak pada pengikatan kesejahteraan mereka,” ujar Nasaruddin dalam keterangannya di Jakarta, Senin (23/2/2026).
Ia menegaskan sertifikasi merupakan bentuk pengakuan negara terhadap profesionalitas guru, bukan sekadar prosedur administratif.
Jika seluruh peserta angkatan IV lulus, jumlah guru binaan Kemenag yang tersertifikasi diproyeksikan menembus 659.157 orang.
Direktur Jenderal Pendidikan Islam Amien Suyitno memastikan proses penilaian dilakukan secara objektif agar guru yang lulus benar-benar memenuhi standar kompetensi.
Baca Juga: Wamenag: Stop Sweeping Ramadan! Siapa Pun Dilarang Bertindak Sendiri
“Kami ingin memastikan setiap Guru yang lulus benar-benar kompeten dan siap memberikan layanan pendidikan terbaik bagi peserta didik,” kata Suyitno.
Ia menekankan bahwa PPG menjadi momentum strategis untuk meningkatkan kualitas Guru Kemenag di seluruh Indonesia.
“Saya berharap para peserta terus meningkatkan kapasitas diri demi kemajuan pendidikan agama di semua satuan pendidikan,” pesannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
-
Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
-
50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
Terkini
-
Kabar Baik! DPR Janji Kawal Aspirasi Kesejahteraan dan Perlindungan Guru
-
Selain 74 Kg Emas, Polisi Sita Foto Keluarga Jampidsus Febrie Adriansyah di Rumah Mewah Sentul!
-
Tuduh AS Langgar MoU Islamabad, Iran: Ingkar Janji Ada Konsekuensinya
-
Balas Kematian Warga Sipil, Iran Serang Fasilitas Militer AS di Dua Negara Teluk
-
KPK Dalami Dugaan Gratifikasi di MPR, Ma'ruf Cahyono Kembali Diperiksa
-
Disrupsi AI: Bagaimana Teknologi Bisa Tingkatkan Kemampuan Berbahasa
-
Jejak Karier Febrie Adriansyah, Dari Jaksa di Jambi Hingga Jadi Jampidsus yang Dijaga Ketat TNI
-
Kebakaran TPA Jatiwaringin Ungkap Risiko Timbunan Sampah, Begini Penjelasan Peneliti BRIN
-
DPR Warning Keras, Tak Boleh Ada Pihak Intervensi Kasus Korupsi Batu Bara
-
Menag Perketat Syarat Jadi Kyai dan Pesantren Usai Marak Kasus Pelecehan