Suara.com - Elektabilitas Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dalam Survei Indikator Politik Indonesia hanya 0,1 persen. Nama Airlangga bahkan lebih rendah dari kader Golkar Dedi Mulyadi.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Agung Laksono menilai masih ada waktu bagi Partai Golkar untuk mendongkrak elektabilitas Airlangga.
"Ini masih ada waktu, selalu masih ada waktu," kata Agung di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Selasa (11/1/2022).
Agung menjelaskan kalau partai melalui sebuah forum resmi sudah memutuskan untuk bekerja sama untuk mendongkrak elektabilitas Airlangga. Kerja sama tersebut menurutnya dilakukan oleh seluruh anggota partai di seluruh daerah.
"Menjadi tugas anggota partai, pimpinan partai pusat dan daerah untuk bagaimana mendongkrak elektabilitas beliau sebagai sebuah kerja bersama," ujarnya.
Lebih lanjut, Agung meyakini akan ada perbaikan dari elektabilitas Airlangga kalau misalkan ada pembahasannya melalui forum supaya terus mendapatkan masukan.
Ia menyebut elektabilitas Airlangga rendah salah satunya karena banyak kinerja-kinerja Menteri Jokowi itu belum banyak diketahui publik.
Lebih lanjut, Agung merasa kalau Airlangga sudah baik dari segi popularitas. Sehingga untuk saat ini tugas yang harus dikerjakan ialah mendongkrak elektablitasnya.
"Saya percaya kalau kita konsisten apalagi didukung oleh partai yang solid tidak ada perpecahan saya kira akan lebih memudahkan."
Baca Juga: Tak Ada Rencana Tunda Pilpres, DPR ke Bahlil: Konsentrasi Investasi, Pejabat Jangan Gaduh
Berita Terkait
-
Elektabilitasnya Kalahkan Ketum Golkar Airlangga di Survei, Begini Respons Dedi Mulyadi
-
Bicara Pilpres 2024, Politisi Golkar Sebut Duet Airlangga-Andika Perkasa Paket Menarik
-
Tak Ada Rencana Tunda Pilpres, DPR ke Bahlil: Konsentrasi Investasi, Pejabat Jangan Gaduh
-
Jokowi Diprediksi Menjadi King Maker Paling Kuat di Pilpres 2024
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- JK Jadi Tersangka Korupsi Ekspor Logam Tanah Jarang, Langsung Ditahan Kejagung
Pilihan
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
-
Bikin Melongo! Polri Pamerkan 74 Kg Emas hingga Ratusan Miliar Hasil Sitaan Kasus Jampidsus
-
Jampidsus Febrie Adriansyah: Saya Tidak Mundur! Masih Terima Perintah Usut Kasus Korupsi
Terkini
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Polisi Periksa Taipan Tan Kian Jadi Saksi di Kasus Korupsi Jumbo yang Seret Jampidsus
-
Polisi Periksa 15 Saksi Korupsi, Sekuriti Rumah Jampidsus Febrie di Sentul Ikut Dicecar
-
Polda Metro Jaya Pastikan Bakal Periksa Jampidsus Febrie Soal Rumah, Dolar hingga Emas 74 Kg!
-
816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta
-
Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature
-
Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna
-
Prabowo: Banyak yang Nyusup ke MBG untuk Jadi Maling!
-
Open House Sekolah Rakyat di Lombok Barat, Gus Ipul: Siswa Tunjukkan Banyak Perubahan