Suara.com - Sebuah video yang memperlihatkan penggerebekan arena sabung ayam telah menjadi viral di media sosial.
Video penggerebekan arena sabung ayam itu viral di jagad maya, salah satunya diunggah dalam akun Instagram @memomedsos, Selasa (11/1/2022).
Menurut informasi, peristiwa itu terjadi di Dempel, Semarang Jawa Tengah pada Minggu (9/1/2022).
"Para pelaku sabung ayam kocar-kacir ketika digrebek oleh petugas kepolisian di Dempel, Kota Semarang, Jawa Tengah, Minggu (09/01/2022)," tulis keterangan akun seperti dikutip Suara.com, Rabu (12/1/2022).
Dalam video, seorang petugas kepolisian menaiki motornya menuju arena tempat sabung ayam diadakan.
Arena sabung ayam itu tampak tersembunyi di belakang sebuah angkringan. Arena itu juga ditutupi dengan sebuah penutup berwarna putih.
Di dalam arena sabung ayam itu terdapat banyak orang yang sedang menonton dan melakukan sabung ayam.
Petugas lalu memberhentikan dan menggeber motornya tepat di depan arena tersebut. Mendengar ada suara motor dan melihat seorang petugas, para orang yang ada di arena tersebut sontak panik.
Mereka lalu berlari tunggang langgang berlomba meninggalkan arena sabung ayam yang telah digerebek petugas.
Baca Juga: Nonton Bioskop Pakai Mukena sampai Sujud di Karpet, Aksi Cewek Tuai Perdebatan Warganet
Petugas lalu masuk ke dalam arena tersebut untuk menggerebek mereka yang tengah melakukan sabung ayam.
Para pelaku sabung ayam sontak berlarian ke sana ke mari. Bahkan, mereka ada yang berlari dan menceburkan diri ke empang yang berada tepat di samping arena sabung ayam.
Sebagian besar pelaku juga tampak tidak menyerah berlari di pinggir empang meski sudah diteriaki oleh petugas.
Ayam-ayam yang berada di dalam arena sabung ayam itu juga ikut berlarian meninggalkan tempat tersebut.
Video yang telah ditonton lebih dari 36 ribu kali ini sontak menuai perhatian warganet. Warganet lantas menuliskan beragam komentar melihat penggerebekan sabung ayam tersebut.
"Ngapain digeber pak, langsung aja sergap kan jadi ngacir," tulis salah seorang warganet di kolom komentar.
Berita Terkait
-
IPK 3,7 Berharap Dipuji, Reaksi Emak Malah Bikin Menangis, 'Dikira Rapor'
-
Gagal Pakai Adat Jawa, Pernikahan Wanita Justru Banjir Pujian, Pengantin Pria Jadi Sorotan
-
Driver Ojol Emosi Bawa Orderan Tiga Kasur, Motornya sampai Ditempeli Tulisan Makian
-
Viral Dua Bersaudara Belum Pernah Bertemu, saat Pertemuan Pertama, Sang Adik Jadi Wali Nikah
-
Kepleset Saat Tampil, Penari Lakukan Hal Ini Agar Tak Malu, Aksinya Tuai Pujian Publik
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?
-
Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka
-
Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang
-
Duet 'Indonesia Emas 2045' dan 'India Maju 2047', PM Narendra Modi: Kita Mitra Alami
-
Dikritik Bambang Pacul, Ahmad Muzani Tegaskan Berangkat ke Iran sebagai Utusan Khusus Presiden
-
Tarif TransJakarta Mau Naik, Akankah Warga Kembali Memilih Kendaraan Pribadi?
-
Roy Suryo Siapkan Praperadilan Kedua Usai Menang Sebagian di PN Jaksel, Kini Gugat Status Tersangka
-
Update 14 Tersangka Baru Kasus Daycare Little Aresha: 1 Tersangka Mangkir dari Pemeriksaan Polisi
-
Menang Sebagian, Roy Suryo Kini Incar Pembatalan Status Tersangka di Praperadilan Kedua
-
Menhut Raja Juli: Hutan Tak Hanya Lestari, Tapi Juga Penggerak Ekonomi Baru