Suara.com - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menegur Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, terkait adanya dukungan dari dunia pengusaha untuk memperpanjang masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo hingga 2027.
Menurut Said Iqbal, pernyataan Bahlil yang mengatasnamakan pelaku usaha tersebut dapat membahayakan bangsa Indonesia.
"Jangan main main Bahlil. Saya ingatkan Bahlil sebagai menteri investasi, kau dipilih oleh presiden untuk membantu presiden, bukan mengchaoskan negeri ini," ujar Iqbal dalam jumpa pers secara virtual, Kamis (13/1/2022).
"Kau bertanggung jawab Bahlil sebagai menteri ini mengungkapkan itu ke dalam publik menjadi diskursus yang membahayakan negeri ini," sambungnya.
Menurut Iqbal, sepanjang sejarah bangsa Indonesia, pemilu tak pernah dimundurkan. Hal tersebut kata Iqbal bisa terjadi jika situasi genting atau kondisi perang, namun harus tetap melalui proses referendum.
"Negeri ini sepanjang Republik nggak ada itu (Pemilu diundur) kecuali perang, kecuali terjadi situasi genting pemilu bisa dimundurkan itu pun melalui sebuah proses referendum," ucap dia.
Tak hanya itu Presiden Partai Buruh juga mengingatkan Bahlil bahwa yang menginginkan perpanjangan jabatan Presiden Jokowi hingga 2027 tersebut merupakan pengusaha yang anti nasionalisme dan rakus.
"Bahlil saya ingatkan, pengusaha yang bicara sama kau itu pengusaha yang anti nasionalimse, pengusaha yang rakus dan serakah hanya mementingkan kelompok dan dirinya membahayakan ini negeri," tutur Iqbal.
Iqbal juga meminta Bahlil untuk mengungkap siapa pengusaha yang meminta perpanjangan periode Presiden dan pemilu diundur menjadi tahun 2027.
Baca Juga: Kasus Dugaan Akta Palsu, Kuasa Hukum Korban Lapor ke Jokowi
"Tolong disebut siapa pengusaha, kami akan mendatangani pengusaha itu, siapa pengusaha yang berbicara pada Bahlil bahwa meminta perpanjangan, Pilpres," papar Iqbal
Karena itu Iqbal menegaskan KSPI akan menggerakkan semua potensinya dan meminta Partai Buruh menggerakkan semua anggotanya yang terdiri dari kaum buruh, petani dan nelayan, untuk melawan dan menolak wacana Presiden tiga periode dan diundurnya Pilpres hingga 2027.
"KSPI akan menggerakkan semua potensinya dan meminta Partai Buruh menggerakan semua kekuatan yang ada melawan kehendak perpanjangan periode presiden presiden dan menolak kehendak memundurkan pelaksanaan pemilu. Ini legal dan inkonstitusioanal bisa chaos ini negeri," katanya
Sebelumnya, dalam rilis survei Indikator Politik Indonesia, Bahlil setuju dengan hasil survei yang dipaparkan oleh Direktur Eksekutif Indikator Burhanuddin Muhtadi bahwa wacana presiden tiga periode tidak untuk didengungkan terus-menerus.
Namun yang menarik perhatian Bahlil justru hasil survei terkait perpanjangan masa jabatan Presiden Jokowi hingga 2027.
Di mana survei hasil survei menyebut sebanyak 4,5 persen sangat setuju; 31,0 persen setuju; 32,9 persen kurang setuju; 25,1 persen tidak setuju sama sekali; dan 6,6 persen tidak tahu agau tidak menjawab.
Berita Terkait
-
Pemerintah Sebut Nasib 2 Kapal Tanker Pertamina di Selat Hormuz Belum Jelas
-
Kabar Baik! Bahlil Sebut Krisis BBM RI Akibat Geopolitik Sudah Terlewati
-
Kabar Terbaru B50: Bahlil Sebut Kendala Pabrik Sudah Ada Solusi!
-
Prabowo-Bahlil Gas Pol Ekosistem Kendaraan Listrik
-
Bahlil Pastikan Stok LPG Aman di Atas 10 Hari
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial
-
Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?
-
Dasco: Bupati Tulungagung yang Kena OTT KPK Bukan Gerindra, Wakilnya Baru Kader
-
Panas Diendus KPK, Pengamat Tantang Polri Ungkap Produksi Rokok Ilegal
-
Pesan Menohok Foke soal Beasiswa LPDP: Anak Betawi Nilainya Harus 11 untuk Bisa Jadi Tuan di Jakarta
-
Ratusan Dapur MBG Di-Suspend! BGN Temukan Masalah Serius dari Menu hingga Higiene
-
Lebaran Betawi 2026 Meriah di Lapangan Banteng, Pramono: Ini Identitas Asli Jakarta
-
Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Komnas HAM Tunggu Izin Panglima TNI Periksa 4 Prajurit
-
Fakta Baru OTT di Tulungagung: Adik Bupati Juga Ikut Diamankan KPK
-
Proyek Dikebut! Stasiun JIS Siap Beroperasi Juni 2026, Warga Bisa Naik KRL Langsung ke Stadion