Suara.com - Partai Buruh akan turut serta dalam aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (14/1/2022). Presiden Partai Buruh Said Iqbal menyampaikan, ribuan buruh dari Jabodetabek akan turut serta dalam aksi kali ini yang salah satu tuntutannya untuk menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja.
"Aksi ini diorganissr oleh Partai Buruh bersama organisasi serikat pendukungnya yang terdiri dari KSPI, ORI, KPBI, SPI, JALA PRT, Buruh Migrant, Urban Poor Consortium, guru dan tenaga honorer, organisasi perempuan percaya, dan 60 federasi serikat pekerja di tingkat nasional," kata Said Iqbal kepada wartawan, Jumat.
Menurutnya, aksi ini mengusung empat tuntutan. Pertama dan yang utama adalah menolak omnibus law UU Cipta Kerja.
Kedua, sahkan Rancangan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT).
Ketiga, revisi Surat Keputusan Gubernur terkait dengan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) Tahun 2022.
Sedangkan yang keempat, revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK).
"Aksi ini juga serempak dilakukan di puluhan provinsi yang lain seperti Jawa Timur, Jawa Tengah, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Sumatera Selatan, dan provinsi lainnya," tandasnya.
Pengamanan
Sebelumnya, ribuan buruh akan menggelar aksi demonstrasi menolak omnibus law di depan Gedung DPR RI, Jakarta. Aksi tersebut rencana digelar sekitar pukul 10.00 WIB hari ini.
Baca Juga: Demo Buruh Tolak Omnibus Law Di Gedung DPR RI, Polisi Pastikan Tak Ada Penutupan Jalan
Kasatlantas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Purwanta memastikan pihaknya tidak melakukan penutupan jalan di sekitar Gedung DPR RI.
"Nggak ada penutupan," kata Purwanta, Jumat (14/1/2022).
Selain itu, kata Purwanta, pihaknya juga tidak akan melakukan pengalihan arus lalu lintas. Melainkan hanya melakukan penyempitan jalan.
"Nggak ada pengalihan, cuma kalau ada lajur di paling kanan dibarrier udah untuk jalur lalu lintas," katanya.
Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), Said Iqbal sebelumnya menyebut aksi demonstrasi ini digelar secara serentak di 34 provinsi. Selain buruh, aksi demonstrasi juga diikuti oleh elemen petani, nelayan, hingga masyarakat miskin kota.
"Aksi ini juga akan diikuti elemen petani, nelayan, miskin kota, yang tergabung dalam empat konfederasi serikat pekerja, 60 federasi serikat pekerja di tingkat nasional , buruh migran, PRT, Urban Poor Consortium, dan lain sebagainya," kata Iqbal.
Berita Terkait
-
Demo Buruh Tolak Omnibus Law Di Gedung DPR RI, Polisi Pastikan Tak Ada Penutupan Jalan
-
Puan Maharani: Keberagaman Jadi Sumber Kekuatan dan Persatuan Umat Beragama
-
Integritas Komnas HAM Sangat Rendah, Anggota DPR RI Kecewa Berat
-
Tegur Menteri Investasi Bahlil Lahadalia Soal Jokowi Hingga 2027, Presiden KSPI Said Iqbal: Jangan Main-main!
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Teddy ke Dino Patti Djalal: Jangan Kaburkan Fakta Hasil Lawatan Prabowo
-
Teddy: Lawatan Luar Negeri Prabowo untuk Bangun Kedekatan dengan Pemimpin Dunia
-
Kebakaran Melanda Permukiman Padat di Kemayoran, 33 Mobil Damkar Dikerahkan
-
Dihadiri Wamen Ekraf, Borobudur Peace & Prosperity Festival Gaungkan Persatuan Lintas Budaya
-
DPRD DKI Minta Ragunan Evaluasi Total Sistem Keamanan Usai Anak Jatuh ke Kandang Gajah
-
Bukan Sekadar Seremonial, Seskab Teddy Beberkan 7 Prestasi Diplomasi Prabowo: Investasi Rp 2.430 T
-
Tim Jibom Temukan 'Granat Maut' di Lokasi Ledakan Biak, Olah TKP Terpaksa Ditunda
-
Seskab Teddy: Lawatan Luar Negeri Bukan Gagah-gagahan, Prabowo Tanggung Kelebihan Biaya
-
Jalan Lenteng Agung Ditutup hingga Selasa Pagi