Suara.com - PT Jakarta Propertindo (Jakpro) membuka Jakarta International Stadium (JIS) untuk umum. Masyarakat diizinkan mengunjungi stadion kandang klub sepak bola Persija Jakarta ini mulai 14 Januari sampai 26 Maret 2022.
Manajer Proyek JIS dari Jakpro, Arry Wibowo, menyebutkan kunjungan bertujuan agar masyarakat bisa melihat pengerjaan proyek ini. Ia berharap dengan dibukanya JIS untuk umum, maka euforia pembuatan stadion berkapasitas 82 ribu penonton ini bisa semakin terasa.
“Karena semangat pak Gubernur Anies ini pembangunan bisa dirasakan gaungnya informasi yang sama sampai ke masyarakat ke akar yang paling bawah,” ujar Arry di Kawasan JIS, Jumat (14/1/2022).
Arry menyebut awalnya, pihaknya membuka kunjungan JIS bagi masyarakat sekitar. Secara bertahap, JIS dibuka untuk semua masyarakat.
Selama kunjungan memang ada area yang tidak bisa dimasuki masyarakat karena masih ada proses konstruksi bernama zona merah atau red zone. Di dalam red zone, para pekerja dan orang di dalamnya wajib menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) seperti helm, rompi, sepatu pengaman dan masker.
“Itu merupakan area-area yang saat ini sedang berlangsung untuk pekerjaan konstruksi atau penyelesaian atau finishing ya untuk area-area yang saat ini masih digunakan untuk kegiatan,” jelasnya.
Untuk area hijau, pekerja dan orang di dalamnya tidak perlu menggunakan APD. Sebab, tidak ada lagi kegiatan konstruksi dan tak terjangkau tower dan crane.
Ia menyebut zona hijau terdiri dari akses menuju kantor, dan area lapangan latih yang sudah siap digunakan untuk bertanding.
“Kemudian tadi kan datang dari ram barat itu juga tidak ada kendaraan atau alat berat ya, itu juga sudah safety zone atau zona hijau,” pungkasnya.
Baca Juga: Sudah 93,85 Persen, Pembangunan Stadion JIS Hampir Rampung
Berita Terkait
-
Buruh Sentil Keras Gubernur Sumut Edy Rahmayadi: Contoh Anies, Berani Revisi UMP 2022
-
Gempa di Kantor Anies, Karyawan hingga Pasien Klinik Kocar-kacir ke Luar Gedung Balkot
-
Sudah 93,85 Persen, Pembangunan Stadion JIS Hampir Rampung
-
Pembangunan Jakarta International Stadium Sudah 93,85 Persen, Target Maret 2022 Bisa Digunakan
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
Terkini
-
Polda Metro Larang Bundaran HI Jadi Lokasi Demo Mahasiswa, Minta Dialihkan ke Patung Kuda dan DPR
-
Program MBG Boros Rp1 T per Bulan, Pengamat: Mereka Memperhitungkan Ini untuk Investasi Pemilu 2029
-
Massa Mahasiswa Diadang Rantis ke Bundaran HI, Sempat Terjadi Aksi Dorong
-
Bantah Kenal Pejabat Bea Cukai, Heri Black Akui Pernah Urus Kontainer Blueray
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
WALHI 'Semprot' Pemprov DKI: Bukannya Perluas Akses Transportasi Umum, Malah Naikkan Tarif
-
Heri Gunawan dan Istri Kompak Mangkir dari Pemeriksaan Kasus CSR BI-OJK, KPK Bakal Panggil Paksa?
-
Potensi Chaos di Depan Mata? Sosiolog UGM Soroti Krisis Kepercayaan pada Negara
-
Bisakah Rumput Laut Menggantikan Plastik? Riset Indonesia Cari Jalan Keluar dari Krisis Sampah
-
Buntut Vonis Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, DPR Respons Desakan Revisi UU Peradilan Militer