Suara.com - Badai musim dingin disertai angin kencang dan es yang menerjang pantai timur Amerika Serikat selama liburan akhir pekan menyebabkan ribuan penerbangan dibatalkan.
Maskapai AS membatalkan lebih dari 2.700 penerbangan dan menunda sekitar 1.500 lainnya hingga Minggu (16/1) pukul 12:30 waktu setempat (Senin 00.30 WIB), menurut situs pelacakan penerbangan FlightAware.com.
American Airlines Group Inc membatalkan lebih dari 600 penerbangan. Hampir 95 persen penerbangan dari Bandara Internasional Charlotte Douglas di North Carolina dibatalkan, menurut FlightAware.
American Airlines mengizinkan pelanggan yang terkena dampak cuaca buruk untuk memesan ulang tiket penerbangan tanpa dipungut biaya.
Layanan cuaca nasional memperkirakan badai musim dingin besar akan melanda AS bagian timur pada Minggu hingga Senin.
Hujan salju tertinggi diperkirakan terjadi di sepanjang pegunungan Appalachia dan dataran rendah Great Lakes. Lapisan es paling tinggi diperkirakan akan terjadi di Carolina.
Lewat Twitter, Gubernur Georgia Brian Kemp menghimbau masyarakat untuk menghindari perjalanan yang tidak penting di daerah-daerah yang terkena dampak badai.
Gubernur Georgia, Virginia, Carolina Utara, dan Carolina Selatan telah mengumumkan keadaan darurat akibat badai tersebut. (Sumber: Antara/Reuters)
Baca Juga: Puluhan Orang Tewas di Dalam Mobil karena Terjebak Badai Salju di Pakistan
Berita Terkait
-
Bukan Cuma Angin dan Petir Diwaspadai, Musim Hujan Ular Juga Keluyuran ke Rumah-rumah
-
Puluhan Orang Tewas di Dalam Mobil karena Terjebak Badai Salju di Pakistan
-
Sedia Payung Rek! Cuaca Surabaya Raya Hari Ini, Akan Diguyur Hujan Ringan
-
Terjebak Macet 14 Jam, Pria Ini Syok Tagihan Taksi Online Tembus Rp 10 Juta
-
Mensos Terima Bantuan Rp1 Miliar dari YPP untuk Korban Badai Seroja NTT
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
IMM Minta Polemik Sapi Kurban Presiden Prabowo Disudahi: Tak Langgar Aturan dan Banyak Manfaatnya
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!
-
Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah
-
Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya
-
Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul
-
Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!
-
Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa
-
PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra